FootballOlahraga

Rakitic Punya DNA Sevillano, James dan Gini Faktor Pelatih

×

Rakitic Punya DNA Sevillano, James dan Gini Faktor Pelatih

Sebarkan artikel ini
Ivan Rakitic, James Rodriguez, Georginio Wijnaldum

HARIANHALMAHERA.COM – James Rodriguez, Georginio Wijnaldum, dan Ivan Rakitic menjadi trio gelandang yang menghiasi pemberitaan bursa transfer musim panas kemarin (2/9). Kecuali Rakitic yang resmi meninggalkan FC Barcelona dan diperkenalkan sebagai pemain Sevilla, James (Real Madrid) dan Wijnaldum (Liverpool FC) masih sebatas menjalin kesepakatan personal dengan masing-masing Everton dan Barca.

Sevilla adalah klub yang pernah dibela Rakitic (2011– 2014) sebelum membela Barca. Kepulangannya ke klub juara Liga Europa 2019–2020 itu pun berjalan mulus karena Sevilla hanya perlu membayar biaya transfer EUR 1,5 juta (Rp 26,2 miliar) untuk gelandang 32 tahun tersebut.

Bagi Raketta, sapaan akrab Rakitic, kembali ke Sevilla sangat membahagiakan. Sebab, di klub yang bermarkas di Kota Seville tersebut, pemain berkebagsaan Kroasia itu menemukan jodohnya. Rakitic menikah dengan Raquel Mauri pada April 2013. Yang menarik, Rakitic bertemu dengan Raquel pada malam pertamanya di Seville. Pasangan itu telah dikaruniai dua anak saat ini.

Rakitic juga merasa punya DNA Sevillano –sebutan untuk orang Seville– lantaran cerita kakeknya semasa dirawat di rumah sakit. Saat akan menjalani operasi, kakek Rakitic memiliki permintaan supaya tetap mengenakan arloji motif Sevilla yang diberikan sang cucu.

’’Rakitic juga memiliki bar di sana (Seville) dan memorabilia yang paling diagungkannya adalah ban kapten saat Sevilla juara Liga Europa 2013–2014,’’ tulis The Guardian.

Kapten Sevilla Jesus Navas pun menyambut dengan sukacita mantan kapten klub Andalusia tersebut. ’’Kepulangannya bakal menjadi berita bagus. Aku yakin dia tetap sama seperti ketika masih di sini,’’ sambung Navas yang pernah bermain bersama Rakitic pada periode 2011–2013.

Jika Rakitic tetap di La Liga, James harus meninggalkan kompetisi kasta teratas Spanyol itu lantaran menuju Everton. Klub Premier League tersebut siap mengakhiri ’’penderitaan’’ James yang sulit mendapat kesempatan bermain reguler di era entrenador Zinedine Zidane.

Di Everton, James bakal bereuni dengan entrenador Real periode 2013–2015, Carlo Ancelotti. Faktor Ancelotti-lah yang membuat James Bond of Banfield –julukan James– yakin dengan masa depannya. Ancelotti pula yang membawa James ke Bayern Muenchen pada musim panas 2017.

Ketika Ancelotti menangani SSC Napoli dua musim lalu (2018–2019), James juga dirumorkan mengikuti pelatih yang akrab disapa Carletto itu. Sayang, Napoli terkendala banderol mahal James.

Seperti James, Wijnaldum rela meninggalkan LFC demi Barca karena sosok Ronald Koeman. Entrenador Barca itu menginginkan Gini–sapaan akrab Georginio Wijnaldum– karena koneksi Belanda. Berkat Koeman, Gini mendapat tempat reguler di timnas berjuluk Oranje tersebut selama dua tahun terakhir.

Tawaran Barca EUR 20 juta (Rp 349,2 miliar) dan kontrak berdurasi tiga musim sudah disepakati Gini dan tinggal menunggu persetujuan dari LFC. ’’Koeman menginginkan Gini memegang peran pivot bersama Frenkie de Jong di Barca dan itu sama seperti di timnas Belanda,’’ tulis Express.(jpc/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *