Pemkab Halbar Usulkan Perengkingan

0
469
Zubari Latif

HARIANHALMAHERA.COM – Walaupun sampai belum ada keputusan dari pemerintah terkait mekanisme pengisian formasi yang nantinya terjadi kekosongan lantaran tidak ada peserta yang lolos SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), namun Pemkab Halbar tetap akan menyurati pihak BKN dan Kemenpan RB agar dilakukan perengkingan seperti pada seleksi CPNS tahun lalu.
Kepala BKD dan Diklat Setda Halbar Zubair Thaib Latif berharap usulan ini nantinya bisa disetujui pusat. Sebab jika tidak, maka tentu daerah yang rugi karena nantinya banyak formasi yang tidak akan terisi.
“Kalau untuk bidang yang mengalami kekosongan nanti kita akan coba menyampaikan permintaan atau koordinasi ke Kemenpan untuk kita lakukan perengkingan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang tidak capai passing grade dengan mengantisipasi daerah tidak mengalami kerugian karena kekosongan,” katanya.
Sayang, Zubair sendiri belum bisa memastikan formasi mana yang mengalami kekosongan lantaran tidak ada satupun peserta yang lolos ambang batas SKD.
Sementara itu, dari total 1.291 peserta yang mengikuti SKD kemarin, sebanyak 161 Peserta yang memenuhi ambang batas (passing grade).
Walau begitu, mereka belum dipastikan aman, sebab kuota CPNS yang dibutuhkan tahun ini sebanyak 118 orang.
Olehnya itu, untuk bisa dinyatakan lolos ke SKB, maka akan diabil tiga peserta dengan nilai tertinggi jika dalam satu formasi terdapat lebih dari tiga pelamar yang lolos ambang batas.
“Nama-nama yang lolos pasing grade langsung dibawa tim Panselnas BKN pusat, selanjutnya tinggal diumumkan oleh nama-nama peserta yang bakal ikut tahapan SKB nanti,” terangnya.
Peserta SKD dengan nilai tertinggi atas nama Eka Wahyuningtyas. Pelamar yang mendaftar di formasi jabatan ahli pertama pengawas farmasi dan makanan dengan itu mengantongi nilai 402 akimulasi dari nilai Test Wawasan Kebangsaan (TWK) 105, Test Intelegensi Umum (TIU) 150 dan Test Karateristik Kepribadian (TKK) 147. (tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here