Satu Peserta Aksi Demo Pingsan

0
514
Ratusan warga tujuh desa di lingkar tambang PT. TUB, Kecamatan Loloda berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Halbar beberapa waktu lalu. FOTO PARMAN/HARIANHALMAHERA

HARIANHALMAHERA.COM – Aksi demo menolak beropertasinya PT. Tri Uaha Baru (TUB) di Kecamatan Loloda, Halmahera Barat (Halbar) gencar dilakukan warga delapan desa lingkar tambang.
Kemarin, massa yang tergabung dalam Aliansi komando Barisan Rakyat Loloda (KOBRA) kembali melanjutkan aksi demo di Desa Bakun Pantai Kecamatan Loloda.
Dalam aksi itu, sempat terjadi kerciuhan antara massa dengan pihak aparat dan karyawan perusahan. Akinbatnya, salah satu peserta demo atas nama Liok Berd Bohene tak sadarkan diri karena diduga menjadi korban penganiayaan.
Namun, Kapolres Halbar, AKBP Aditiya Laksimada yang dikonfoirmasi membantah adanya kalau Liok menjadi korban penganiayaan oleh aparat. Aditya menjelaskan, kejadian bermula saat aksi mendapat perlawanan dari masyarakat pro perusahan.
“Keterangan saksi menyebutkan kaki Liok Buhene tersangkut di motor Babinkamtibmas yang sudah dalam keadaan roboh, sehingga saudara Liok Buhene terjatuh dalam selokan tepat di depan rumah Kades Bakun Pante. Liok terjatuh karena aksi saling dorong antara masa aksi dengan warga pro perusahan,” tegasnya.
Sekitar pukul 14:00, personil pos PAM melakukan negosiasi dengan masa agar tidak melakukan aksi pemboikotan jalan. Warga yang pro PT TUB yang mengetahui rencana masa aksi untuk memblokir jalan spontan marah dan ingin melakulan perlawanan, namun personil pos PAM langsung melakukan pendekatan terhadap warga yang pro perusahan untuk tenang dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.
Koordinator aksi Rivo Tabusi mengatakan, aksi yang dilakukan di Desa Bakun Pantai ini, untuk mendesak PT. TUB untuk menghentikan sementara aktifitas perusahan sebelum DPRD melakukan investigasi sebagaimana hasil negosiasi antara dewan dengan warga lingkar tambang beberapa dalam aksi semelumnya.(tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here