Tiga Perusahaan Tambang di Pulau Obi, Infrastruktur Jalan Malah Memprihatinkan

1
1411
ILUSTRASI jalan rusak. (foto: bisnis.com)

HARIANHALMAHERA.COM— Meski ada perusahaan tambang raksasa di Pulau Obi, Kabupaten Halsel, namun kondisi infrastruktur jalan rusak parah. Masyarakat terus mengeluh, namun belum terlihat ada upaya perbaikan dari pemerintah.

“Hampir semua ruas jalan di Pulau Obi rusak. Mulai status jalan kabupaten hingga jalan provinsi yang menghubungkan desa dan kecamatan, kondisinya memprihatinkan,” kata Baharudin, salah seorang tokoh masyarakat Pulau Obi, melansir antara.co.id, Rabu (13/3).

Ruas jalan yang menghubungkan Desa Sambiki, Anggai dan Armangga di Kecamatan Obi misalnya, hampir seluruhnya berlubang. Aspalnya tidak ada lagi, sehingga tidak jarang mengakibatkan kendaraan roda atau roda empat kesulitan melewatinya. Terutama saat musim hujan.

Menurut dia, sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Jikotamo dengan Kampung Buton yang ambruk diterjang banjir pada 2017, sampai sekarang belum diperbaiki.

“Masyarakat pun harus menyeberang melalui sungai, itu pun kalau tidak sedang banjir,” sebutnya.

Menurut dia, masyarakat Pulau Obi sudah berulang kali mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut ke Pemkab Halsel dan Pemprov Malut.

Termasuk para anggota dewan yang turun ke daerah itu. Namun, tetap saja belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Para sopir angkutan umum di Pulau Obi, kata Bahrudin, sering patungan anggaran menyewa alat berat untuk memperbaiki sejumlah titik ruas jalan di Pulau Obi, agar kendaraan mereka bisa melewatinya dengan lancar.

“Terpaksa. Kalau dibiarkan dan hanya menunggu penanganan dari pemkab atau pemprov yang tidak jelas, mereka pasti akan kesulitan mencari penghasilan,” ujarnya.

Baharudin menambahkan, kekayaan alam berupa tambang nikel yang digarap di Pulau Obi oleh tiga perusahaan, pasti menghasilkan dana trilunan rupiah. Tapi ironis, infrastruktur jalan di daerah itu kondisinya rusak parah.

Diketahui, Pemkab Halsel sudah mengusulkan perbaikan jalan dan jembatan Pulau Obi ke Pemprov Malut, tetapi sejauh ini belum diakomodir dalam APBD Malut akibat keterbatasan anggaran.(ant/pur)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here