Aktivitas PT Antam Dituding Ganggu Hasil Tangkapan Nelayan Bagang

0
675
Ilustrasi nelayan kecil. (foto: kkp.go.id)

HARIANHALMAHERA.COM— Meningkatnya aktivitas pemuatan nikel PT Antam di area tangkap nelayan bagang, khususnya di wilayah perairan Teluk Buli, Kabupaten Haltim, rupanya berdampak pada hasil tangkapan nelayan bagang.

Hal ini terungkap dari keluhan sebagian besar nelayan yang ditemui. Menurut mereka, semenjak perusahaan beroperasi, hasil tangkapan nelayan menurun drastis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan Haltim Asmar Daud kepada wartawan, mengakui jika kondisi yang dialami para nelayan sangat benar adanya. Bahkan berpotensi mengancam keberlangsungan hidup nelayan. Sebab hasil tangkapnya memang menurun.

Parahnya lagi, lanjut Asmar, selama ini sentuhan yang diberikan PT Antam kepada para nelayan belum maksimal. Padahal para nelayanlah yang justru menerima langsung dampak eksploitasi di wilayah Teluk Buli.

“Memang kondisinya sangat memperihatinkan. Jika sudah seperti ini maka korporasi harus mencarikan solusi agar para nelayan tetap bisa bertahan hidup,” kata dia, akhir pekan kemarin.

Sebagai upayah ke arah itu, lanjutnya, Dinas Perikanan Pemkab Haltim, beberapa waktu lalu telah bertemu dengan pimpinan PT Antam. Pembicaraannya terkait CSR untuk mengatasi pemasalahan yang dihadapi para nelayan bagang saat ini.

“Kita tawarkan agar sebagian dana CSR bisa disalurkan kepada para nelayan dengan cara melakukan pengadaan armada tangkap. Jadi kita buat pengalihan pencarian ikan dari teri ke pelagis besar, yakni cakalang dan tuna. Hal itu juga sebagai upaya mendukung keberadaan ICS kita yang dipastikan tahun ini beroperasi,” pungkasnya.(rul/cal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here