6 Bulan Perangkat Desa Apulea Gigit Jari

0
187
Kantor Desa Apulea (Foto:Muhrid/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Selain masalah malas berkantor oleh Kepala Desa, ternyata nasib lebih tragis dirasakan perangkat pemerintah Desa Apulea Kecamatan Loloda. Betapa tidak, selama 6 bulan sejak Juli sampai Desember 2021 kemarin hak mereka berupa gaji belum diberikan oleh Pemkab Halmahera Utara.

Ruli Tuandali, warga setempat mengaku bahwa kondisi di Desa mereka sangat memperihatinkan, karena banyak masalah di Desa yang tidak diselesaikan oleh Kades Apulea, salah satunya gaji perangkat Desa yang sudah berbulan-bulan belum dibayarkan.”Memang sangat disanyangkan nasib yang dialami para perangkat Desa Apulea, karena sudah 6 bulan gaji mereka tidak diberikan,”katanya, rabu (26/1).

Menurutnya, kondisi Desa yang tertinggal ditambah pemerintahan yang tidak aktif ini tidak terlepas dari buruknya Kepala Desa, karena tidak berada di Desa malah sibuk di Tobelo.”maju tidaknya suatu Desa apabila pimpinannya memberikan contoh dan mendidik masyarakat, tapi kalu Kadesnya jarang pulang apa jadinya Desa,”ujarnya.

Belum dibayarnya gaji perangkat Desa lanjut Ruli, bukti bahwa Kades sendiri tidak perhatikan pemerintahan dan acuh tahu terharap nasib yang dialami perangkatnya.”mestinya ditengah kesulitan ini dia (Kades,red) mendesak pemkab Halut untuk segera selesaikan masalah, setidaknya meminta untuk dibayarkan hak-hak para perangkat Desa bukan terkesan diam,”tandasnya.

Dia pun menuturkan bahwa pengelolaan APBDes Apulea tahun anggaran 2021 disinyalir bermasalah terutama alokasi dana untuk penanggulangan bencana di Desa.”kami berharap instansi teknis pemkab Halut segera bertindak atas sikap Kades Apulea termasuk usut DD tahun 2021, karena indikasinya bermasalah,”ujarnya.(tr-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here