EdukasiHalut

Alumni UKSW Berbagi Santunan di Panti Asuhan

×

Alumni UKSW Berbagi Santunan di Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana yang berasal dari Maluku Utara memaknai Natal dengan Berbagi Ke Panti Asuhan Rumah Sejahtera Tobelo

HARIANHALMAHERA.COM–Menjelang puncak hari raya Natal yang jatuh pada Jumat 25 Desember 2020 kemarin, turut disambut oleh sejumlah alumni Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah.

Mereka yang tergabung dalam Organisani Kerukunan Masyarakat Moloku Kie Raha (KEMAMORA) itu, merayakan Natal dengan berbagi santunan ke beberapa panti asuhan di Tobelo, salah satunya Panti Rumah Sejahtera Tobelo di Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo.

Yabib Oktovilus L, salah satu alumni UKSW Salatiga, mengatakan, santunan yang diberikan pada panti asuhan tersebut dalam bentuk sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, telur dan minyak goreng.

Ia menjelaskan, bahan kebutuhan hidup sehari-hari itu terkumpul atas hasil partisipasi mereka para alumni UKSW.

“Sebenarnya berbagi ini sudah diberikan sehari sebelum natalan, yaitu pada tanggal 24 Desember kemarin. Bantuan ini kalau dilihat jumlahnya tentu tidak banyak, tapi berbagi ini bentuk usaha kami alumni UKSW dalam memaknai Natal,” katanya.

Santunan tersebut, lanjut Ebit – sapaan akrab – Yabib Oktovilus, sedianya dapat membantu keceriaan anak-anak panti asuhan dan meringankan beban hidup di internal pihak yayasan.

“Kami alumni UKSW tentu iklas berbagi dan berusaha agar berbagi seperti ini terus berkelanjutan atau tidak hanya di momentum tertentu saja,”ujarnya.

Menurut dia, panti asuhan yang tersebar di Kabupaten Halut harus diperhatikan oleh semua elemen masyarakat, terutama pemerintah daerah melalui instansi teknis. Sebab, mereka sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan.

“Kondisi panti asuhan sudah harus dibenahi oleh pemerintah dan anak-anak panti harus diperhatikan secara maksimal. Setidaknya berikan peluang masa depan. Sebab mereka tidak punya orang tua, sehingga tumpuan harapan ada di pemerintah,” tuturnya. (dit/kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *