Halut

Bupati dan Eks Manajer NHM Saling Lapor

×

Bupati dan Eks Manajer NHM Saling Lapor

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI Bupati Ir Frans Manery saat berkantor sementara di Gosowong untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. (foto: ist/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Bupati Halmahera Utara (Halut) Ir Frans Manery rupanya tidak tinggal diam atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan mantan manajer PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) Ajarani Mangkujati. Bupati ternyata turut melaporkan balik Ajarani ke polisi.

Bahkan, Frans tidak sekadar melaporkan laporan yang sama (pencemaran nama baik), namun turut melaporkan Ajarani ke Polres Halut. Dalam laporan itu, bupati mempertanyakan anggaran corporate social responsibility (CSR) sejak 2011-2015 yang diperuntukkan bagi warga lingkar tambang sebesar Rp30 miliar.

“Saya perlu jelaskan, saya tidak meminta yang bersangkutan dikeluarkan dari PT NHM. Saat rapat waktu itu, saya hanya menyampaikan aspirasi masyarakat lingkar tambang agar Anjarani dikeluarkan dari Halut. Itu tertuang dalam berita acara,” kata Frans.

“Jadi, yang bersangkutan harus dipindahkan dari Halut, Entah di Ternate atau Manado. Bukan dikeluarkan dari PT NHM,” ulang Frans, mempertegas.

Diketahui, dari rapat inilah Ajarani kemudian mengundurkan diri sebagai manager CSR PT NHM. Tak lama, Anjarani melaporkan Bupati Halut ke Polda Malut. “Saya telah dipanggil Polda Malut dan telah memberikan keterangan terkait dengan laporan tersebut. Saya tidak membangkang, saya tetap hadir untuk memberikan keterangan,” jelas bupati.

“Selain melapor balik yang bersangkutan ke Polda Malut, saya juga telah melaporkan Ajarani ke Polres Halut, terkait anggaran Rp 30 miliar lebih yang diperuntukan bagi masyarakat lingkar tambang yang tidak jelas dikemanakan,” pungkas Frans.(fik/fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *