Dua Kapal Disiapkan Angkut Hasil Bumi Galbar-Lolut ke Tobelo

0
446
M Ikram Baba (Foto : Aspirasi)

HARIANHALMAHERA,COM–Keluhan sejumlah warga Galela Barat (Galbar) dan Loloda Utara (Lolut)  tentang sulitnya membawa hasil pertanian dan perkebunan lantaran terputusannya jembatan Tiabo, direpon Dinas Perhubungan (Dishub) Halut. Dalam waktu dekat, akan disiapkan dua unit kapal untuk mengangkut hasil bumi tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Halut, M. Ikram Baba mengatakan, penyediaan dua kapal tersebut merupakan alternatif yang diambil akibat jalur darat belum dapat dilalui karena terkendala jembatan. “Kami sudah bahas bersama soal penyediaan kapal ini dan dalam waktu singkat ini sudah direalisasi. Nantinya kapal ini akan ditempatkan di Desa Salimuli, Kecamatan Galbar untuk melayani warga di dua kecamatan,” katanya.

Selain penyediaan kapal, lanjut mantan kepala Inspektorat Halut itu, dalam waktu singkat akan dibangun pos pemantau aktivitas masyarakat di jembatan Tiabo yang bertujuan antisipasi dikenakan tarif bagi masyarakat ketika melintasi sungai. ”Penempatan pos pemantauan ini tentunya untuk melayani warga tanpa dipungut biaya saat melintasi kali Tiabo,” ujarnya.

Langkah yang diambil menurut Ikram, merupakan perintah Bupati Halut untuk meringankan beban masyarakat pasca banjir dan terputusnya jembatan Tiabo. “Kami berupaya mengambil langkah cepat untuk meringankan beban warga,” ujarnya.

Soal pos pemantauan, lanjut Ikram, akan aktif 1×24 jam. Meski untuk operasional penyeberangan hanya sampai pukul 20.00. Karena itu, disekitar lokasi akan dipasangi lampu. “Untuk listrik kemungkinan akan di ambil dari PT. CSO Kapitol Casagro. Selain itu juga disiapkan penerangan menggunakan tenaga surya,” pungkasnya.(cw/dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here