FKMPG Minta Polres Usut DD Galao

0
352
Ilustrasi penyalahgunaan dana desa. (foto: suarapemredkalbar.com)

HARIANHALMAHERA.COM–Puluhan mahasiswa asal Desa Galao, Loloda Utara, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Galao (FKMP), Senin (22/6), menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut), Inspektorat dan Polres Halut.

Mereka mendesak instansi teknis Pemerintah Kabupaten Halut dan penegak hukum, segera mengusut penggunaan dana desa (DD) tahun 2019 sampai 2020.

Koordinator aksi, Fahri Ali, dalam orasinya menyampaikan, desakan untuk usut anggaran di Desa Galao, karena mereka menduga Kepala Desa (kades) Galao telah menyalahgunakan DD tahun 2019 sebesar Rp 732 juta lebih.

Sebab anggaran sebanyak itu, kata dia, sampai saat ini penggunaannya tidak jelas alias tidak ada realisasi di lapangan. “Jadi kami minta Pemda Halut melalui instansi teknis maupun Polres Halut segera usut masalah anggaran di Desa Galao,” teriaknya.

Selain masalah DD tahun 2019, kata Fahri, ada juga indikasi penggelapan pada DD tahun 2020 untuk penanganan pandemic Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp 273.167.000.

“Kami juga mendesak Polres Halut untuk melakukan penyelidikan anggaran Covid-19 di Desa Galao, karena kami curigai telah digelapkan pemdes kami,” ujarnya.(dit/Kho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here