HalutHukumPeristiwa

Kebakaran Toko Murah Meriah Ternyata Ada Korban Meninggal, Polres Halut Langsung Lidik

×

Kebakaran Toko Murah Meriah Ternyata Ada Korban Meninggal, Polres Halut Langsung Lidik

Sebarkan artikel ini
Tampak toko murah meriah usai terbakar hebat

HARIANHALMAHERA.COM– Peristiwa kebakaran toko Murah Meriah, di Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halut pada kamis (30/3) subuh atau pukul 03.35 WIT itu dikabarkan telah menewaskan satu orang karyawan yang diduga istri seorang manager toko tersebut. Informasi adanya korban jiwa dalam musibah kebaran itu sebagaimana keterangan dari sejumlah saksi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun dari informasi yang di himpun media ini, korban bukan meninggal terbakar bersama toko melainkan sesak napa usai berhasil keluar dari kobaran api. Korban diduga mengihirup banyak asap lantaran berada cukup lama di dalam toko yang sudah terbakar hebat. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo, namun korban disebut telah hembuskan nafas terakhir dalam perjalan sebelum tiba di IGD RSUD Tobelo.

Adanya korban jiwa dalam insiden kebakaran toko Murah Meriah juga dibenarkan oleh Ota, seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Halut lantaran sempat menyelamatkan korban saat berada di dalam toko tersebut. Menurutnya, korban kebakaran tersebut diduga salah satu manager di toko tersebut.

“Iya, korban sempat diselamatkan dari kebakaran, namun kemungkinan korban punya riwayat penyakit asma dan hirup asap akibat cukup lama berada di dalam toko yang tebakar hingga membuat korban meninggal,”ungkapnya.

Sementara Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim polres Halut, Ipda. Yakub Biagi Panjaitan, menuturkan bahwa pasca kebaran toko tersbeut pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan awal turun ke TKP mengambil keterangan sekaligus memasang garis polisi di lokasi agar tidak ada masyarakat keluar masuk saat dilakukan penyelidikan oleh anggota Polres.

“Sejauh ini kami belum bisa pastikan motif kebakarannya, apakah karena korsleting atau sengaja dibakar, kita menunggu hasil penyelidikan dulu baru kita sampaikan,”tuturnya.

Selain melakukan penyelidikan lanjutnya, penyidik juga akan memeriksa beberapa masyarakat sebagai saksi yang berada di TKP saat itu termasuk karyawan toko.

“Untuk saat ini mengembangkan peristiwa kebakaran ini kami masih mendalami dan memeriksa beberapa orang saksi, saksi yang kami periksa ini salah satunya masyarakat yang berada di depan toko yang pertama melihat kejadian kebakaran,”ujarnya.

Untuk korban jiwa dalam insiden kebaran ini menurutnya, belum mengetahui pasti, karena belum ada laporan dari anggota yang diutuskan ke TKP.

“Untuk korban dalam peristiwa ini saya belum mendapatkan informasi, karena belum ada laporan dari tim kami yang berada di TKP,”terangnya.(sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *