Masjid Dirusaki Gempa, Warga Terpaksa Sholat di Halaman

0
181
Warga di Desa Ngidiho Kecamatan Galbar terpkasa sholat di halaman masjid lantaran masih trauma gempa susulan, selain itu kondisi masjid juga sudah rusak berat diguncang gempa 5,2 SR

HARIANHALMAHERA.COM– Selain rusak berat akibat gempa bumi, warga Kecamatan Galela Barat masih diselimuti rasa trauma untuk beraktivitas di dalam rumah termasuk melakukan ibadah di bulan suci Ramadhan ini. Seperti dilakukan warga Ngidiho saat melaksanakan sholat yang terpaksa ditunaikan di luar masjid tepatnya pada halaman depan lantaran kwatir terjadi gempa susulan.

Pelaksanaan sholat di halaman masjid lantaran kondisi masjid mereka sudah rusak berat sehingga dikwatirkan roboh saat beribadah. Imam Masjid Nur Muhammad Desa Ngidiho, Mauraji Abdul Basir, mengatakan, meski gempa sudah redah tetapi masyarakat masih trauma sehingga lebih memilih beraktivitas di luar rumah.

“Mulai malam ini (senin kemarin,red) kami akan melaksanakan ibadah di luar masjid, kami masih waspada dengan gempa susulan, karena hampir semua dinding masjid sudah retak,”katanya, senin (18/4).

Pelaksanaan sholat secara daurat tersebut menurut imam masjid, telah di bangun tenda di depan halaman manjid dan akan terus berlangsung sampai situasi benar-benar aman, setidaknya diperbaiki kembali kondisi masjid.

“Kami melaksanakan ibadah ini secara darurat dan hanya menggunakan tiga unit tenda, kemungkinan besar besok (hari ini red) kami membuat masjid darurat,”ungkapnya.

Dia juga berharap agar pemerintah bisa memberikan bantuan khusus sarana ibadah walaupun di buat hanya darurat, karena kemungkinan besar masjid yang rusak ini sudah tidak layak digunakan.

“Mungkin rumah ibadah kami ini akan di buat baru, karena hampir semua dinding dan lantainya tampak retak dan sebagian sudah roboh, jika ini di gunakan bisa membahayakan bagi jama’ah,”tuturnya.(cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here