Halut

NHM Fungsikan Terminal Lama Bandara Kuabang jadi Mess Karantina Karyawan

×

NHM Fungsikan Terminal Lama Bandara Kuabang jadi Mess Karantina Karyawan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI para karyawan quarantine facility dari PT. Nebeda Nusantara Utama yang akan mengelola mess transit melakukan swab test sebelum pengoperasian mess transit PT NHM di bandara Kuabang, Kao, beberapa waktu lalu.(foto: NHM For Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Selain meramaikan aktivitas bandara Kuabang dengan penerbangan carter maskapai Batik Air untuk karyawan dan mitra kerja, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) juga turut membantu orotitas bandara dengan pemanfaatan terminal lama untuk transit dan karantina karyawan di tengah pandemi covid-19.

“Pemanfaatan terminal lama bandara Kuabang ini merupakan bagian dari kerjasama melalui sistem pinjam pakai dengan ikatan kontrak per bulan atau pertahun. Karena keinginan H Robert adalah agar dana kontrak infrastruktur yang merupakan aset negara ini bisa  masuk kas negara,” kata Septian Sam, Koordinator tim covid-19 PT NHM wilayah Halut, kemarin.

Sebagaimana perjanjian kerjasama antara PT NHM dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terminal lama ini akan dipugar laiknya mess dengan berbagai fasilitas untuk transit karyawan dan mitra kerja, sekaligus sebagai tempat karantina sebelum masuk ke lokasi tambang.

“Protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19 sangat ketat. Sejak awal karyawan transit harus dipastikan betul kesehatannya melalui swab test. Jika negatif, maka bisa masuk bekerja. Jika tidak, maka langsung diambil tindakan sebagaimana penerapan protokol kesehatan selama ini,” terangnya.

“Ada sekira 150 unit kamar yang direncanakan. Saat ini sudah selesai dikerjakan sekira 50 kamar. Nantinya pada penerbangan Jumat (27/2) nanti akan diresmikan dan mulai digunakan. Karyawan yang datang akan langsung diinapkan di mess transit ini,” ujarnya.

Karena itu, sambung Septian, hari ini (kemarin, red) karyawan quarantine facility dari PT. Nebeda Nusantara Utama yang akan mengelola mess transit ini di lakukan swab tes sebagai persiapan peresmian sekaligus penggunaan mess nanti.  “Syukur alhamdulillah semua berjalan lancar. Mess ini sebagaimana hotel transit lainnya yang disewa NHM, akan ditempatkan petugas keamanan dan petugas kesehatan untuk memastikan seluruh karyawan dan mitra kerja, termasuk para karyawan pengelola mess patuh dan taat dengan protokol kesehatan,” kata Septian.

Disinggung hotel transit di Tobelo yang digunakan NHM, Septian menyebut tetap digunakan untuk transit dan karantina. “Masih tetap digunakan,” pungkas Septian.(dit/fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *