Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Sosialisasi, Dinkes: Ada Buku Panduan Vaksinasi Covid Disebarkan

0
383
Jumar Mafoloi

HARIANHALMAHERA.COM–Kehadiran vaksin ternyata masih belum dipahami masyarakat secara luas. Mulai manfaat, hingga efek samping. Sejumlah elemen pun mendesak pemerintah melakukan sosialisasi. Sebagaimana yang diminta Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Halut.

“Pemerintah daerah, terutama Dinas Kesehatan (Dinkes) harus menyosalisasikan kepada seluruh masyarakat sebelum dilakukan vaksinisasi. Karena masih banyak masyarakat yang khawatir dengan vaksinasi,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Jumar Mafoloi.

BACA JUGA : EFEKTIVITAS VAKSIN DIPERTANYAKAN

Menanggapi itu, Kepala Dinkes Halut Muhammad Tapi Tapi menyebut, pemerintah akan melakukan sosalisasi mulai besok (hari ini, red) kepada seluruh kepala puskesmas, kemudian para camat, dan kepala desa. “Kemudian kami akan membuat edaran dari Ketua Satgas covid ke seluruh masyarakat melalui desa,” terangnya.

Muhammad juga menyebut, sampai saat ini pihaknya belum menerima penolakan dari masyarakat. Mungkin karena belum dilaksanakan vaksinasi.

Selain itu, lanjutnya pemerintah juga telah menyiapkan buku panduan tentang vaksin. Buku saku tersebut sudah mulai diserbarluaskan melalui media sosial. “Buku panduan vaksinasi covid-19 tersebut telah menjelaskan secara detail seputar vaksin hingga tujuan divaksin. Buku itu menjadi salah satu bentuk sosialisasi terkait vaksinasi, sehingga dapat dipahami semua orang,” katanya, Selasa (5/1).

Sekedara diketahui bahwa di dalam buku panduan vaksinasi covid-19 tersebut, dijelaskan pelaksanaan vaksinasi belum dapat dilakukan, karena masih menunggu izin darurat penggunaan dari BPOM.(tr-05/dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here