(RALAT) Kantor Desa Kira Dipalang, Buntut Masalah DD

0
228
BERMASALAH : Warga desa Kira melakukan aksi coret dan palang Kantor Desa Kira (Foto : Istimewa)
HARIANHALMAHERA.COM–Pengelolaan Dana Desa (DD) yang tidak transparan hingga berujung pada aksi pemalangan kantor Desa oleh masyarakat kembali terjadi. Selasa (14/12), giliran warga Desa Kira Kecamatan Galela Barat nekat melakukan tindakan serupa sebagai bentuk protes terhadap kepala Desa dan perangkatnya, karena diduga penyalahgunaan DD tahun 2021.
Warga pun menyampaikan bahwa pemalangan kantor Desa itu terpaksa dilakukan untuk menunjukan pada instansi terkait Pemkab Halut tentang buruknya pengelolaan DD oleh pemdes Kira. Anggota BPD kira juga terkesan diam dengan dugaan penyalahgunaan dana Desa ini, soalnya banyak persoalan yang terjadi dan membuat warga resa tetapi BPD malah acuh tahu,” kata warga setempat.
Salah satu anggota BPD yang enggan namanya dikorankan menuturkan berdasarkan informasi yang diterima bahwa DD tahun 2021 disinyalir telah dipakai oleh Kades dan sekertaris Desa untuk membeli viar.”memang benar ada dugaan kuat Dana Desa 2021 disalahgunakan oleh pemdes, dugaannya dana itu mereka pakai beli viar untuk kepentingan pribadi bukan kebutuhan Desa,”ungkapnya.
Parahnya lagi menurutnya, dana penanganan Covid-19 hingga bantuan sosial (Bansos) untuk Covid yang dialokasikan dalam APBDes 2021 juga diduga telah digelapkan oknum pemdes.”tidak ada transparansi DD, ini dapat dibuktikan dengan tidak ada pertemuan bersama masyarakat ketika anggarannya cair dan tidak adanya papan informasi APBDes 2021, padahal itu wajib yang telah di atur,”ujarnya.
Dalam aksi pemalangan kantor Desa itu, warga juga corat-coret dinding, salah satu bertuliskan DD dipakai Kades untuk poligami alias nikah lagi. Warga juga mendesak Pemkab Halut melalui instansi terkait segera turun tangan selesaikan masalah tersebut.(tr-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here