Rumdis Bupati Beralih Multifungsi

0
121
Ilustrasi : Rumah dinas bupati Halut yang dijadikan Posko Induk Covid-19 Halmahera Utara beberapa waktu lalu. Foto: Nurkholis Hamid/Harian Halmahera

HARIANHALMAHERA.COM–Rumah dinas (Rumdis) Bupati Halmahera Utara yang dibangun sejak tahun 2011 silam itu kini seolah ‘disulap’ menjadi bangunan serbaguna alias multifungsi. Padahal, rumah yang dibangun dengan menguras kantong APBD mencapai miliaran rupiah hanya untuk dihuni orang nomor satu Pemkab Halut itu, ternyata saat ini tampak seperti rumah tua yang ditelantarkan.

Sebelumnya istana daerah tersebut sempat ditempati oleh Bupati Frans Manery, akan tetapi tak bertahan lama. Kabarnya, Bupati Frans memilih keluar dan tinggal di rumah pribadi lantaran tak nyaman dengan kondisi bangunan yang terdapat pada beberapa ruang telah rusak berat dan dianggap mengancam keselamatan. Selepas itu, rumdis tersebut tanpa penghuni cukup lama hingga fasilitas mewah pun dikabarkan telah hilang dicuri oleh orang tak dikenal.

Rumdis Bupati Halut kembali difungsikan setelah dilanda pandemic Covid-19, dimana pada tahun 2020 sampai 2021 telah dijadikan Pemkab Halut sebagai sentra penanganan Covid-19 Halut termasuk isolasi bagi pasien Covid. Namun pasca musibah non alam, bangunan tersebut kembali kosong, meski sering dipakai untuk kegiatan penting.

Kepala bagian (Kabag) Umum Setda Pemkab Halut, Oscar Berto Mene, pun mengungkapan bahwa alasan Bupati tidak menempati Rumdis tersebut, karena hampir sebagian besar fasilitas di dalam telah rusak berat dan di anggap tidak layak lagi untuk dihuni. “Alasan Bupati tidak menempati Rumdis tersebut, karena kondisinya kurang bagus, Bupati meminta agar Rumdis harus diperbaiki agar dapat ditempati kembali,”katanya senin (11/7).

Pemda Halut sendiri lanjutnya, merencanakan untuk melakukan rahab kembali ruang yang dianggap tidak layak untuk dihuni dengan mengalokasikan anggarannya di APBD tahun 2022. “Iya ada rencana perbaikan, kami usulkan anggaran rehab,”ujarnya.

Menurutnya, Bupati sendiri pernah meminta dirinya untuk berkoordinasi dengan tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Halut untuk turun melihat kondisi bangunan Rumdis tersebut, dan hasilnya tim teknis menyarankan agar dilakukan rehab pada sejumlah sudut yang rusak, karena sudah tidak layak lagi dan mengancam keselamatan.“Kalau tidak ada hambatan maka kami akan melakukan rehab di tahun ini sesuai dengan permintaan tim tekni PU,”ungkapnya.

Disentil soal anggaran rehab Rumdis Bupati tersebut, Oscar mengatakan pihaknya tidak berkompeten pada ranah tersebut, karena mereka lebih pada pengusulan untuk rehab rehab.“Kami hanya mengusulkan untuk dilakukan rehab, untuk soal anggaran sebaiknya dikoordinasikan dengan tim TPAD,”tuturnya.(sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here