Sajian Program Khusus Haji Romo, Menolong Kaum Lemah Mencari Ridha Allah SWT

Emas Halmahera Di Genggaman Haji Romo Nitiyudo Wachjo, Bagian 4

0
85
Ilustrasi : penyaluran santunan Haji Robert Nitiyudo Wachjo oleh Tim PTNHM untuk warga tidak mampu dilingkar tambang PTNHM

Oleh : Ardi Tomagola

Wartawan

 

 

Presdir sekaligus Owner PTNHM, Haji Romo (Robert) Nitiyudo Wachjo dikenal masyarakat lingkar tambang maupun secara umum Maluku Utara adalah sebagai sosok dermawan yang berhati lembut, bahkan disebut sebagai tokoh inspirasi yang patut diteladani, karena uluran tangan yang begitu ringan kepada siapan pun. Apalagi kalau lemah atau warga tidak mampu mampu tentu menjadi prioritas untuk di tolong.

Sifat menolong dengan memberikan sebagian harta kekayaannya tersebut dijadikan sebagai sumber ibadah dan amalan kelak. Tak tanggung-tanggung hampir semua program yang dicanangkan dan direalisasi hanya semata-mata mencari keridahan Tuhan. Beliau tak henti-hentinya melancarkan sedekah. Sumber sedekah sendiri didapat dari hasil ‘menambang’ emas melalui perusahannya PTNHM/PT Indotan.

Selain memiliki tambang emas, Haji Romo juga punya Yayasan Al-Qohhar yang menampung anak-anak yaitum piatu. Jiwa Haji Romo seolah sudah menyatuh dengan kesusahan anak-anak tersebut sehingga ungkapan yang keluar adalah “Manajemen Hati,”. Ucapan tersebut sering tekankan ketika memberi nasihat terhadap karyawan-karyawati-nya.

Presdir PTNHM punya program tersendiri yang sumber dana-nya mengorek kantong sendiri. Program tersebut diberi nama “Program Haji Robert Peduli”. Program ini hampir mirip dengan terobosan internal PTNHM, yaitu ada rincinannya dan fungsinya.

Program Haji Robert Peduli ini juga bagian dari keinginannya untuk melancarakan misi bersedekah dengan sasaran terhadap mereka yang kurang mampu secara finansial dan fisik. Secara singkatnya, program-program Haji Romo Peduli ini lebih cenderung pada bidang kesehatan, pendidikan dan social kemasyarakatan.

Di bidang kesehatan misalnya, Haji Romo melalui timnya mencari sekaligus menerima informasi adanya warga yang sakit atau menderita penyakit ganas maka akan ditolong dengan memberikan biaya pengobatan dan perawatan medis hingga sembuh. Terobosan ini tak hanya berlaku di lingkar tambang PTNHM tetapi siapa pun yang ditemukan dalam kesusahan sembali meminta pertolongan langsung padanya dan berada di wilayah Maluku Utara maka akan ditolong

Soal pendidikan ternyata Haji Romo juga bersedia membiayai generasi lingkar tambang PTNHM tetapi terfokus pada mereka yang berprestasi artinya memiliki kemampuan diatas rata-rata. Sebab, PTNHM sendiri menyediakan program beasiswa untuk warga setempat.

Dibidang social kemasyarakatan sendiri merupakan salah satu program yang sangat sibuk. Sebab, terobosan ini lebih menyentuh kebutuhan paling mendasar, yaitu Program Bedah Rumah, atau bantuan rumah untuk warga lingkar tambang kurang mampu. Dimana program pemberian rumah secara gratis yang lebih layak untuk di huni ini telah direalisasi pada 83 Desa yang tersebar di 5 Kecamatan, yakni Kao Barat, Kao Utara, Kao, Malifut dan Kao Teluk.

Program Haji Robert Peduli ‘membedah’ rumah dimulai sejak tahun 2021 dengan tahap awal direncanakan sebanyak 1000 unit rumah layak huni yang tersebar 83 Desa 5 Kecamatan tersebut atau ditargetkan setiap Desa sebanyak 12 unit rumah. Proyek sedekah ini telah menguras anggaran cukup fantastis, yakni mencapai Rp. 50 miliar lebih. Hingga awal 2022 ini sudah tercatat berkisar 100 unit rumah yang dibangun dan sekitar 90 lebih unit rumah telah dihuni penerima bantuan setelah tuntas dikerjakan.

Kemudian santunan terhadap janda-duda lanjut usia, anak-anak yatim piatu hingga mereka yang menderita disabilitas. Program bantuan ini sudah menjadi rutinitas Haji Romo, dimana telah disalurkan setiap momentum baik hari-hari besar nasional ataupun hari besar keagamaan Selain diberikan dalam bentuk Sembilan bahan kebutuhan pokok sehari-hari juga fasilitas kesehatan atau alat bagi yang disabilitas,, bersambung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here