Sampah di Pune Bikin Puyeng

0
76
ILUSTRASI: Salah satu ruas jalan Tobelo-Galela yang dipenuhi sampah berserakan dan sudah lama tidak diangkut. (foto: Muhrid/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Sampah tak terurus bukan lagi hal yang baru bagi Kabupaten Halmahera Utara ini. Sebab, setiap saat dikeluhkan masyarakat mulai dari pembuangan sampah yang bukan pada tempatnya maupun tidak angkut hingga menimbulkan aroma tak sedap.

Selain itu masih kekurangan bak sampah berupa kontener sampah atau penampung lainnya yang disediakan oleh instansi teknis Pemkab Halut. Seperti yang terjadi di tepi jalan trans Galela-Loloda, tepatnya diruas jalan Desa Pune Kecamatan Galela, dimana tampak tumpukan sampah hingga berserekan ke badan jalan dan tercium aroma menyengat.

“Masalah sampah di seputaran Desa Pune ini sebenarnya bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halut, tetapi Pemerintah Kecamatan Galela juga sudah seharusnya melarang masyarakat membuang sampah yang berdekatan dengan jalan umum ini, karena bau busuk sampah ini dapat menggangu pengendara,”kata Aryanto, warga Galela, selasa (11/10).

DLH Halut terutama Pemerintah Kecamatan Galela menurutnya, seolah ikut acuh terhadap sampah di tepi jalan Desa Pune tersebut, sebab hampir setiap saat mereka melintas di jalan raya tersebut akan tetapi tidak ada gerakan untuk tertibkan, setidaknya melarang warga untuk membuang sampah ditempat tersebut.

“Lokasi itu bukan tempat sampah, karena disediakan kontener sampa atau semacam bak penampung sampah, jadi DLH dan Pemerintah Kecamatan Galela harus bertindak tegas, kalau pun warga masih membuang sampah di lokasi itu maka secepatnya disediakan bak sampah,”ujarnya.(sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here