Sayonara RS Kao

2
818
Ilustasi Rumah Sakit (Foto : Tribunnews)

HARIANHALMAHERA.COM– PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) akhirnya memutuskan penghentian pembangunan Rumah Sakit (RS) Kao. Keputusan penghentian ini terkait belum adanya kesiapan dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut). 

Dari keterangan tertulis yang diterima Koran ini, akhir pekan kemarin, NHM mengaku akan tetap berkomitmen untuk melaksanakan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di lingkar tambang, bekerjasama dengan para pemangku kepentingan.

Masih dalam keterangn resmi, NHM menyebutkan, bidang kesehatan menjadi salah satu program utama PPM. Yakni, rencana pembangunan Rumah Sakit Kao, yang semula direncanakan berlokasi di Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao.

“Hanya saja dalam mewujudkan rencana pembangunan RS Kao tersebut diperlukan kemitraan yang sangat baik antara PT NHM, Pemerintah, serta masyarakat. Ini untuk memastikan pembangunan selaras dengan tujuan utamanya, yaitu penyediaan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat,” tulis NHM.

“Namun, karena belum adanya kepastian dari Pemkab Halut untuk mengisi kebutuhan rumah sakit, serta mengelola nantinya maka dengan ini NHM menyatakan menangguhkan proses pembangunannya sejak 1 Juni 2019.”

Meski demikian, NHM masih memberikan waktu hingga akhir Juni 2019 bagi Pemkab Halut. Jika belum ada komitmen untuk mengisi kebutuhan rumah sakit dan mengelola nantinya, maka NHM dengan resmi akan menghentikan rencana pembangunan rumah sakit tersebut pada 1 Juli 2019.

“NHM akan memfokuskan diri pada program PPM lainnya yang telah direncanakan oleh perusahaan dengan para pemangku kepentingan untuk program-program di lingkar tambang,” tulis NHM.

Terpisah dari keterangan resmi NHM, penelusuran yang dilakukan koran ini melihat kerugin bagi daerah jika tidak dapat menangkap peluang tersebut. Pasalnya, informasi yang didapatkan anggaran fisik pembangunan rumah sakit tersebut di atas angka Rp10 miliar.

Selain itu, RS Kao juga bisa menjadi rumah sakit alternatif dilihat dari geografis wilayah Halut. Jika bisa diwujudkan, maka RS Kao bisa menjadi rumah sakit rujukan warga Halut yang berada di Kecamatan Kao dan Malifut. Bisa menekan biaya transportasi jika harus dirujuk ke RSUD Tobelo.(fir)

2 KOMENTAR

  1. Dana comdev kapan cair ?… RS Kao jang talalu ngoni gagaweang,,,tara mau bangun RS di kao kapan…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here