Wagub Puji Perkembangan Halut

0
748
LEBIH MAJU: Wagub Malut M Al Yasin Ali didampingi Bupati Halut Ir Frans Manery melepaskan balon perayaan HUT ke-16. (foto: humas untuk harianhalmahera)

HARIANHALMAHERA.COM– Kabupaten Halmahera Utara (Halut) genap berusia 16 tahun. Wakil Gubernur (Wagub) Malut M Al Yasin Ali bangga dan memberikan apresiasi. Menurutnya, sejak berdiri 2013 hingga saat ini, menunjukkan pembangunan yang begitu pesat.

“Saya harap prestasi selama ini terus dijaga dan ditingkatkan. Saya juga berharap Halut semakin sejahtera dan terus berkembang dalam pembangunan daerah,” kata Yasin, sapaannya.

Dalam kesempatan itu, wagub juga sangat berharap Halut bisa membantu Provinsi Malut untuk mendorong percepatan pembangunan ibu kota provinsi di Sofifi, termasuk mendorong kepada pemerintah pusat untuk memekarkan Sofifi menjadi kota.

“Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Malut yang ibu kotanya masih berstatus kecamatan. Selain itu, saat ini Sofifi juga belum sepenuhnya menjadi ibu kota provinsi, masih sebagai ibu kota kecamatan Oba,” harapnya.

Perayaan HUT ke-16 Halut dipusatkan di lapangan Do’omu Matau yang berada di kawasan kantor pemerintahan. Di mulai dengan Kirab bendera dan lambang daerah yang diserahkan kepada bupati dan ketua Dekab Halut, kemudian di lanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa.

Ketua Dekab Halut Julius Dagilaha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum peringatan hari bersejarah ini bukan hanya seremonial semata, tapi merupakan momentum penting dalam sejarah pembentukan Kabupaten Halut pada 31 Mei Tahun 2003 silam.

“Rapat paripurna istimewa Dekab Halut yang dilaksanakan hari ini merupakan agenda yang sangat penting, serta memiliki makna tersendiri dalam perjalanan sejarah berpemerintahan di daerah ini,” kata Julius.

Sementara itu, Bupati Halut Ir Frans Manery menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh stakeholders dan masyarakat, yang telah ikut mendorong pembangunan di daerah ini selama masa kepemimpinan yang sudah berjalan tiga tahun ini .

“Semenjak memimpin menjadi bupati selama tiga tahun ini ada beberapa pencapaian yang luar biasa. Mulai dari tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi terus meningkat,” ujar Frans.

“Tahun ini juga berdasarkan hasil peniliaian BPK Halut kembali mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 3 tahun berturut-turut. Ini semua bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengelolah keuangan dan aset daerah sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku,” sambungnya.

Bupati menambahkan, peringatan HUT ke-16 ini menjadi momentum untuk daerah ini agar terus berkembang maju, berprestasi secara regional dan global. “Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak, termasuk TNI dan Polri yang telah bekerja sama menjaga keamanan di daerah itu, sehingga sampai saat ini Halut tetap aman dan damai,” ujar Frans, sembari meminta semua pihak agar terus bahu-membahu menjaga daerah ini agar tetap aman dan tidak mudah diadu domba oleh siapapun.

Peringatan HUT ke-16, turut dihadiri Asisten 2 Pemkot Ternate Bachtiar Teng mewakili wali kota, Asisten 2 Halmahera Barat (Halbar) Markus Saleki mewakili bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Halut, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan para tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan HUT ke-16 Halut turut digelar nonton bersama film dokumenter sejarah berdirinya dan progres pembangunan Halut dari 2003-2019, dan ditutup buka puasa bersama sekaligus pemotongan tumpeng.(dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here