Gubernur: MTQ Jadi Media Dakwah dan Syiar Keagamaan

0
81
Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Abuhari Hamzah (kedua dari kiri) menyerahkan Trofi Juara umum kepada ketua Kafilah Kota Ternate disaksikan Bupati Pulau Morotai Benny Laos (kedua dari kanan)

HARIANHALMAHERA.COM–Berakhir sudah lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi  Maluku Utara yang dilangsungkan di Kabupaten Pulau Morotai.

Penutupan MTQ yang berlangsung di lokasi eks Sail Mortai Desa Juanga Sabtu malam (26/3) itu pun kembali mendapuk Kota Ternate sebagai juara umum.

Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Abuhari Hamzah mengatakan, kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat even keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.

AGK kata Abuhari menyampaikan, kurang lebih 5 hari berlomba, warga Morotai khususnya dan masyarakat Malut umumnya telah menyaksikan dengan seksama satu demi satu peserta lomba yang tampil dengan performa terbaik di masing-masing cabang lomba.

“Dengan keyakinan penuh dan percaya diri dihadapan dewan hakim. mereka telah menyelesaikan tugas dan tanggungjawab sebagai utusan dari daerah asal,” terangnya

Sejak awal pembukaan, Dewan Hakim telah disumpah untuk melakukan tugas penjurian. Para dewan hakim dengan mengedepankan profesionalismenya telah menyelesaikan semua mata lomba dan telah memberikan penilaian objektif.

“Semoga keputusan pemenang lomba pada momentum MTQ ke 29 tahun 2022 ini menjadi modal besar provinsi Maluku Utara untuk berlaga di MTQ Tingkat Nasional nanti,” pinta AGK

Dikatakan, pelaksanaan MTQ ini memiliki nilai dan makna tersendiri sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan masyarakat Malut.

Atas nama Pemprov Malut, AGK menyampaikan ucapan terimakasih yang setingi-tingginya kepada Bupati Pulau Morotai beserta Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Pulau Morotai dan seluruh pimpinan OPD atas dedikasi dan pengabdiannya mengawal setiap gerak dan langkah para khafilah sehingga pelaksanaan MTQ ke 29 ini berjalan dengan baik.

AGK berharap, MTQ Provinsi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menggali potensi ekonomi daerah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara  Bupati Morotai Benny Laos mengatakan, pada malam ini kita menyaksikan generasi Qurani kita telah berkembang, telah mampu memberikan warna terutama membawa kedamaian di negeri ini.

Menurutnya, Islam sebagai Agama pembawa damai, memberikan toleransi serta silarutahmi kekeluargaan secara baik sebagaimana yang diajarkan para nabi.

“Sebagai pemerintah saya mengapresiasi kepada semua pihak, para peserta, para panitia lokal yang telah mampu melaksanakan STQ berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Beny

Dia juga berharap, kedepan jika pelaksanaan STQ tingkat Provinsi tahun 2023 Pemerintah Pulau Morotai siap menjadi tuan rumah.  “Kami siap menjadi tuan rumah”. Ucapnya.

Kepala Biro Kesra Malut, Rahma Hasan menyampaikan, Juara Perlombaan pada kegiatan ini akan mewakili MTQ tingkat Nasional tahun 2022 ke XXIX di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Oktober mendatang .

“Semoga dengan MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara 2022, dapat menghasilkan Qa’ri-Qa’riah, Hafiz Hafizoh yang berkualitas yakni berpengetahuan luas, berpendirian teguh, optimis, amanah serta memiliki Ilmu Alquran yang tinggi,” pintanya.(adv/lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here