Jangan Takut ke TPS

0
365
ILUSTRASI: Pemilih wajib mengenakan masker/face shield dan memakai sarung tangan plastik saat pencoblosan.(foto: trenasia.com)

HARIANHALMAHERA.COM–BAWASLU RI berharap pencoblosan besok (9/12) tidak sampai memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 di Malut. Karena itu, kepatuhan akan protokol kesehatan (prokes) adalah wajib dijalankan semua pihak pada saat pencoblosan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Namun begitu, Bawaslu berharap dengan kondisi pandemi ini tidak membuat tingkat paritiasi pemilih menurun. Warga diimbau tidak perlu takut untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

“Tentu tidak perlu takut dengan Covid-19, karena penyelenggara sudah mengatur sedemikian rupa agar di dalam pemungutan suara tidak terjadi penularan dengan prosedur yang tepat, mulai dari pemilih datang diatur jam-nya, pemilih datang harus cuci tangan, pakai masker, bahkan sampai di ukur suhu tubuhnya,” terang Ketua Bawaslu RI,

Imbauan untuk menyalurkan suara pada 9 Desember dengan mematuhi prokes juga datang dari Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK). “Pada saat pencoblosan nanti tetap menggunakan protokol kesehatan, karena Pandemi Covid-19 ini masih berlangsung, saya berharap warga di delapan kabupaten kota semua mendapat hak pilih,”ucap AGK melalui juru bicara Rahwan K Suamba..

Dia juga meminta Kepada semua calon kepala daerah agar selalu menjaga keamanan dan kedamaian di masing masing daerah.  ”Saya himbau pada masyarakat membantu pemerintah dalam hal ini penyelenggara dan aparat keamanan untuk menjaga kedamaian pada hari pencoblosan, sehingga Pilkada berjalan lancar dan aman,” pintanya

Masyarakat harus jaga komunikasi tetap berjalan baik walaupun beda pilihan. “Pada hari pencoblosan nanti pak Gubernur akan turun memantau pelaksanaan pilkada serentak di delapan kabupaten,” terang Rahwan. (lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here