FootballOlahraga

Dortmund vs PSG: Si Fenomenal Menantang Idola

×

Dortmund vs PSG: Si Fenomenal Menantang Idola

Sebarkan artikel ini
BOMBER MUDA: Erling Haaland bakal beradu tajam dengan Kylian Mbappe di Signal Iduna Park dini hari nanti. GETTY IMAGES

HARIANHALMAHERA.COM “Jika kalian membandingkan perkembanganku dari kompetisi level keempat Norwegia kemudian di klub mana aku saat ini, maka itu terlihat cepat. Tapi sesungguhnya jika dibandingkan apa yang dilakukan (Kylian) Mbappe dalam usianya saat ini maka apa yang kulakukan akan terlihat sangat lambat,” kata penyerang Borussia Dortmund Erling Haaland kepada koran Norwegia Verdens Gang bulan lalu.
Haaland memang menjadi buah bibir musim 2018-2019 ini dengan apa yang ditunjukkannya bersama RB Salzburg di Liga Champions. Dalam enam matchday, Haaland membuat delapan gol dan berjarak dua gol dari top skor Liga Champions Robert Lewandowski.
Pertemuan Haaland lawan Mbappe tak terhindarkan di first leg 16 besar Liga Champions ketika Borussia Dortmund menjamu Paris Saint-Germain dini hari nanti (19/2) di Signal Iduna Park (siaran langsung Vidio.com pukul 05.00 WIT).
Dalam wawancara dengan situs resmi Bundesiga (17/2) Haaland mengatakan Mbappe adalah idola. Meski Mbappe baru 21 tahun atau dua tahun lebih muda dari Haaland namun Mbappe sudah memenangi kompetisi domestik di liga elite Eropa, meraih titel juara dunia bersama Prancis, sampai menyabet gelar individu pemain muda terbaik Eropa pada 2017 lalu.
“Ketika saya di RB Salzburg dan mencetak gol maka saya sadar apa yang saya capai bukanlah apa-apa. Saya mencontoh Kylian Mbappe, dia mencetak gol, mengobrak-abrik kemapanan Ligue 1, dan mencapai level tertinggi sepak bola,” puji pemain yang mencetak delapan gol dalam lima laganya di kompetisi Jerman.
Bergabung dengan Dortmund pada bursa transfer musim dingin ini, Haaland menjadi ikon baru Die Schwarzgelben. Hat-trick-nya ke gawang Augsburg (18/1) di laga debut Bundesliga dan tampil sebagai pemain pengganti menyentak banyak pihak.
“Fenomenal! Apa lagi yang bisa saya katakan untuk jenis debut seperti yang dilakukan Erling (Haaland) ini,” puji der trainer Dortmund Lucien Favre kepada Sky Sports. “Dia baru 23 menit di lapangan dan mencetak tiga gol,” tambah Favre.
ESPN menulis jika rivalitas Haaland dan Mbappe ini bisa melanjutkan kisah persaingan Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo. Meski terlalu dini, namun menurut ESPN karakter Haaland mirip Messi. Sedang Mbappe diibaratkan Ronaldo.
Ronaldo sering bertindak semaunya dan marah kalau diganti pemain lain. Mbappe sudah menunjukkan hal itu ketika diganti oleh pelatih PSG Thomas Tuchel di laga versus Montpellier (1/2).
Bagaimana dengan Haaland? Menurut kiper Dortmund Roman Buerki kepada Kicker mengatakan dengan segala sanjungan pada Haaland, Haaland tak lantas besar kepala. “Dia selalu menaruh respek kepada siapapun dalam tim,” kata Buerki. (jpc/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *