Banyak ASN Menolak jadi Lurah

Tiga Kelurahan Minta Pemekaran

0
105
Ilustrasi ASN (Foto: NET)

HARIANHALMAHERA.COM–Menduduki sebuah jabatan apalagi sebagai Lurah, merupakan impian bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemda dimana saja berada. Namun, tidak demikian dengan PNS di Pemkot Ternate.

Dimana, mayoritas dari mereka yang telah memenuhi syarat kepangkatan justru menolak ditawari menjabat ujung tombak Pemkot di tingkat kelurahan. Jangankan lurah di Kecamatan terpencil, di dalam kota sekalipun banyak yang menolak.

Padahal, dalam waktu dekat ada beberapa lurah yang memasuki masa pensiun. salah satunya Lurah Kota Baru, Ternate tengah. “Jika nantinya terjadi kekosongan, maka sementara akan diisi oleh sekretaris lurah. Tapi teknisnya nanti di BKD,” katanya.

Tawaran untuk menjabat Lurah pun pernah ditolak Bakar Kasim yang kini menjabat Lurah Tobololo. Bakar sendiri mengaku pernah meminta agar dirinya segera diganti dengan pejabat lain.

Namun karena mayoritas warga Tobololo menginginkanya tetap menjadi Lurah, membuat dirinya pun terpaksa harus menerima amanah tersebut.

Minimnya minat ASN untuk menjadi lurah dan staf di kelurahan juga kata Ariyandi berdampak pada rencana pemekaran sejumlah kelurahan Jan, Kasturian dan Batang Dua.

Sebab, salah satu syarat pemekaran kelurahan yakni kesiapan SDM. “Tapi paling tidak sudah ada kesepakatan dari masyarakat,nantinya akan dikaji dan disampaikan ke Walikota untuk menikai,”tukasnya.(tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here