Ternate dan Tikep Sepakat “Lockdown”

0
910
DIBATASI: Pengumuman pembatasan waktu pelayanan jasa transportasi speedboat Sofifi-Ternate. (foto: Aji/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM – Penutupan akses masuk secara total sebagaimana yang diusulkan pansus Covid-19 DPRD Malut untuk memutuskan rantai penularan virus korona, mulai di ikuti sejumlah daerah.

Setelah Halmahera Utara (Halut), langkah “Lockdown” ini juga rencana akan diberlakukan Pemkot Ternate dan Tidore Kepulauan (Tikep). Kedua daerah ini sepakat untuk menutup akses keluar masuk transportasi laut selama 20 hari kedepan.

Persetujuan ini direspon secara lewat rapat kedua daerah bersama Pemprov Jumat (1/5) di Kantor Gubernur Perwakilan Ternate. “Kota Tidore dan Ternate setuju  transportasi laut antar kabupaten  ditutup sedangkan penutupan pasar kedua keduanya masih dipertimbangkan,” katanya.

Terkait langkah Pemkab Halut yang sudah lebih dulu menutup total jalur keluar masuk baik darat, udara dan laut, namun Samsuddin mengaku sampai saat ini Pemprov belum mendapat surat resmi dari Pemkab Halut atas balasan surat Pemprov yang meminta respon atas remomendasi Pansus meski Halut sudah “Lockdown”.(lfa/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here