SMK Dapat Perhatian Khusus

0
556
PRIORITAS: Mendikbud Muhadjir Effendy saat melihat dari dekat keterampilan siswa SMK dibidang tata rias. (foto: pikiran-rakyat.com)

HARIANHALMAHERA.COM–Program pemerintah untuk membangun sekolah baru, ternyata lebih diprioritaskan bagi sekolah menengah kejuruan (SMK). Hal ini sebagaimana penegasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

“Saat ini, jumlah SMK mencapai 14.000-an, kami harapkan bisa meningkat lagi jumlah SMK,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu, melansir republika.co.id.

Sedangkan untuk Sekolah Dasar (SD), lanjut Muhadjir, akan dilakukan penggabungan. Alasannya jumlah siswa SD semakin sedikit. Sementara untuk SMP dan SMA tetap akan ditingkatkan jumlah sekolahnya, tetapi lebih sedikit dibandingkan SMK.

“Tahun ini rencananya bangun sekitar 1.000 sekolah baru. Untuk pembangunan sekolah baru dibawah Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (PUPR),” tambah dia.

Selain itu, 280 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air akan direvitalisasi. Kemendikbud meminta daerah untuk membantu revitalisasi.

Muhadjir mengatakan, setiap satu sekolah yang direvitalisasi membutuhkan dana Rp10 miliar hingga Rp 11 miliar. Untuk revitalisasi 280 SMK itu, membutuhkan anggaran mencapai Rp 2,8 triliun dengan asumsi satu sekolah memakan biaya Rp10 miiar.

Namun, ada juga revitalisasi di beberapa SMK yang biayanya kurang dari Rp10 miliar. Salah satunya revitalisasi SMK di wilayah Semarang, Jawa Tengah, yang menghabiskan biaya revitalisasi sebesar Rp7 miliar. Sejak 2017, ada 2.300 SMK yang sudah direvitalisasi dari total 13.000 SMK di Indonesia.(rep/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here