Resmikan Tiga Fasilitas Publik di Akhir Masa Tugas

Burhan: Plaza Gamalama Jangan Sampai Jadi Pasar

0
133
Penandatanganan Prasasti persemian Plaza Gamalama oleh Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman kemarin (15/2)

HARIANHALMAHERA.COM–Setelah hampir tiga tahun dibangun, Plaza Gamalama yang dibangun di eks Gamalama Indah akhirnya siap dipoperasikan. Kemarin, proyek multi yeras yang menghabiskan APBD sebesar Rp 70 miliar lebih itu diresmikan Walikota Ternate Burhan Abdurrahman.

Selain Plaza Gamalama, ada dua fasilitas publik lainnya yang diresmikan wali Kota Ternate dua periode ini dihari yang sama yakni RSUD Kota Ternate yang berlokasi di Jalan Saleh Effendi Kelurahan Stadion, Ternate Tengah, dan Sport Hall yang berada di kelurahan Ubo-ubo.

Khusus plaza Gamalama, Burhan memberikan apresiasi kepada pihak ketiga yang juga pengusaha asli ternate, dengan berbagai dukungan peralatan mampu menyelesaikan plaza Gamalama yang mulai dibangun pada 2017kemarin silam ini. “Ini menandakan pengusaha lokal mampu menangani proyek pembangunan berskala besar,” katanya.

Kehadiran plaza gamalama ini menurut Burhan, memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat ternate sekalius menjadfi ikon baru wajah kota ternate bahkan propinsi Malut.

Keberadaan Plaza Gamalama ini tentunya tak lepas dari visi Ternate sebagai kota mandiri, dan kota jasa, mengingat ternate sebagai pintu gerbang masuk yang tentunya membutuhkan sarana dan psarana untuk pembangunan ekonomi yang tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang akan berkunjung dan secara tidak langsung menggerakan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja kedepan.

“InsyaAllah apa yang  kita laksanakan ini, adalah persembahan bagi warga Kota Ternate dan tentunya diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi peningkatan PAD kedepan ,”ujarnya.

Dia berpesan agar aset milik Daerah ini, kedepan dapat dikelola secara baik. Sebab, untuk pengelolaan plaza melalui pihak ketiga ini tentunya membutuhkan sikap yang disiplin dan peofesional, sehingga bangunan megah yang ini pasca diresmikan tidak seperti pasar. “Pengelola nantinya juga harus dimintai komitmen, seperti halnya keberadaan plaza-plaza di kota besar,” tegasnya.

Kadis PUPR Ternate, Risval Tribudiyanto mengatakan pengelolaan plaza gamalama harus melalui mekanisme tender terbuka khusus konsultan manager. “Yang pasti tentunya kita juga butuh pihak ketiga yang nantinya mengelola plaza ini harus benar-benar profesional guna membangkitan peremonomian kota ternate,”katanya.

Bangunan yang dilengkapi eskalator ini kata dia, untuk kebutuhan listrik sekitar 2 mega watt yangg harus stay dan benar-bemar benovit guna menghindari adanya pemadaman.

Sedangkan sport hall sendiri pengelolaanya diiserahkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).(tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here