Tauhid: Breakwater Dibangun Tahun ini

Pemuda Hiri Ultimatum Juni sudah Harus Jalan

0
117
Ilustrasi : Proyek Breakwater Rp 40 M di Sukabumi (Foto : detikNews - Detikcom)

HARIANHALMAHERA.COM–Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman kembali menegaskan bahwa infrastrukrut pemecah ombak (breakwater) di lokasi dermaga penyebrangan Ternate-Hiri tetap akan dibangun di tahun ini.

Kepastian itu disampaikan Tauhid dalam tatap muka dengan para Pemuda Hiri tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pulau Hiri (AMPUH) daat melakukan aksi demo di kantor Walikota kemarin.

Dikatakan, beakwater dibangun dengan memakai sistem Tetrapod. “Saya selaku pengambil kebijakan untuk pemcah ombak dermaga pulau Hiri siap dibangun tahun ini,” tegasnya.

Untuk teknis, kapan dibangun dia mengatakan bisa ditanyakan langsung ke dinas teknis yang menangani. “Jika ingin mencari informasi yang pasti soal pembangunan dermaga Hiri, langsung tanyakan ke saya dan jangan mengkomsumsi lewat media. Karena pintu saya terbuka untuk pembangunan darmaga Pulau Hiri,” ujaranya.

Dikatakan, pembangunan breakwater ini tetap memakai anggaran yang ada saat ini yakni sebesar Rp 1,3 miliar.¬† “Bahkan anggaranya pasti ditambahkan juga, jika itu kurang, karena ini pembangunan berkelanjutan,”bebernya.

Sementara, Kepala Bappelitbangda, Rizal Marsaolyb mengatakan saat ini permohonan pengambungan anggaran pembangunan bearkwater sudah diajukan.

“Selebihnya tinggal menunggu hingga Kamis (27/5), terkait persetujuan di bagian keuangan, untuk menggambungkan satu mata anggaran sebesar Rp 860 juta dari Dishub dengan Rp 600 juta, yang semua nanti melekat pada Dinas PUPR Kota Ternate,”ujarnya.

Dari situ akan dibuat dokumen perencanaan dan dokumen lingkungan. Setelah itu dihitung berapa anggaran yang akan terpakai pada pengerjaan tersebut.

“Jadi Tetrapod yang kita buat itu memang anggarannya besar. Tapi paling tidak untuk jangka cukup lama. Ini yang kita perhitungkan. Karena ombak di lokasi itu cukup besar,”sambungnya.

Menurut dia, jika perencanaan berjalan baik, maka tahun ini juga pengerjaan penahan ombak Dermaga Hiri bisa terealisasi.

“Kajian teknis tadi Pak Wali sudah sampaikan, dan saya juga sudah lapor ke Pak Wali untuk hasil pertemuan Bapelitbangda, DLH, PUPR dan Dishub,” lanjutnya.

Bahkan sejauh ini, pihaknya juga sudah membuat jadwal tahapan pelaksanaan untuk Dermaga Hiri, yang didahulukan dengan dokumen perencanaan serta dokumen lingkungan untuk bisa melalui tahap lelang.

Sementara itu, Nurkholis, Perwakilan APMUH memberikan ultimatum kepada Pemkot hingga Juni pekerjaan breakwater sudah harus jalan. Jika tidak, mereka mengancam siap memoboliasai massa untuk menggelar aksi demo besar-besaran¬† “Soal ada upaya dan mekanisme penganggaran itu bukan kami punya domain. Yang terpenting tetap dibangun,” tukasnya (tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here