Maluku UtaraTernate

Sukses Helat Diskusi Panel Birokrasi-Akademisi, Samsir: Ini Tak Sekedar Pertemuan Gagasan, Tetapi Perluas Kesadaran

×

Sukses Helat Diskusi Panel Birokrasi-Akademisi, Samsir: Ini Tak Sekedar Pertemuan Gagasan, Tetapi Perluas Kesadaran

Sebarkan artikel ini
Kebersamaan dosen FISIP UMMU dan narasumber diskusi panel

HARIANHALMAHERA.COM– diskusi panel bertajuk “Politik Digital: Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer” yang diselenggarakan melalui kolaborasi lintas program studi (Prodi) dilingkungan Fakultasi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiya Maluku Utara (UMMU), pada Sabtu (9/5) berakhir sukses.

Kegiatan yang dipusatkan di Rotasi Café, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate, itu berlangsung penuh semangat lantaran tak hanya para akademisi yang paparkan besic keilmuan di era kontemporer, tetapi dalam diskusi tersebut telah menambah wawasan besic dilingkungan pemerintahan, sebab penyelenggara diskusi telah hadirkan dua narasumber dari birokrasi, yaitu Dr. Iksan R.A. Arsad, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Pemprov Malut, Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs.,M.Si selaku Ketua Komisi I DPRD Provinsi Malut

Koordinator kolaborasi Prodi se-Fisip UMMU, Samsir Hamajen, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang akademik yang tidak hanya mempertemukan gagasan, tetapi juga memperluas kesadaran bersama mengenai perubahan wajah masyarakat di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat.

“Ketika media sosial tidak lagi sekadar alat komunikasi dan arena pembentukan opini, identitas, bahkan kekuasaan, maka diskusi ini hadir sebagai ikhtiar intelektual untuk membaca realitas secara lebih jernih, kritis, dan manusiawi,”katanya.

Para narasumber handal yang dihadirkan dalam diskusi tersebut lanjutnya, tentu telah menguraikan bagaimana politik digital telah membentuk perilaku sosial baru, mempengaruhi pola komunikasi publik, sekaligus menghadirkan tantangan terhadap kualitas demokrasi, etika bermedia, serta relasi sosial masyarakat kontemporer.

“Diskusi tadi memang luar bias, sebab berbagai perspektif disampaikan secara terbuka dan dialogis, mulai dari dinamika algoritma media sosial, budaya buzzer, ruang publik digital, psikologi massa daring, hingga perubahan pola interaksi generasi muda dalam ruang virtual,”ujarnya.

Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi digital saat ini menurutnya, ruang-ruang akademik seperti diskusi tentunya penting untuk terus dihidupkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga subjek yang sadar, kritis dan bertanggung jawab.

“Kolaborasi Prodi se-FISIP UMMU akan hadir lagi dengan bentuk dan format yang berbeda, jadi akan ada lebih banyak ruang dialog publik yang sehat, inklusif, dan mencerahkan, sebagai bagian dari kontribusi UMMU dalam membangun budaya demokrasi yang matang dan ekosistem komunikasi yang lebih beradab,”unkapnya.

Mewakili insiator, lebih lanjut dikatakan Samsir, tentunya menyampaikan apresiasi pada Rektor UMMU, Prof Ranite Rope S.P.M.Sc, Dekan FISIP, Dr Aji Deni dan seluruh narasumber, dosen, mahasiswa, serta peserta yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu-isu komunikasi digital dan masa depan demokrasi di Indonesia, khususnya di Maluku Utara,”ucapnya.(red)

Tinggalkan Balasan