Elang Paparkan Capaian 3 Tahun Kinerja di HUT Halteng

0
542
Bupati Edi Langkara saat membacakan capaian kinerja pemerintahan Elang-Rahim di upacara HUT ke-30 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Sabtu (31/10)

HARIANHALMAHERA.COM–Tiga tahun sudah Edi Langkara-Abd Rahim Oedyani (Elang-Rahim) memimpin Halmahera Tengah (Halteng). Lewat upacara HUT Halteng ke-30 Sabtu (31/10), keduanya pun membeberkan capaian kinerjanya.

Misi membangun Birokrasi yang Bersih Profesional dan Melayani, misalnya, Pemkab melakukan berbagai program strategis antara lain mempertahankan opini WTP selama dua tahun anggaran, Penguatan kelembagaan dan sumber daya aparatur melalui Diklat PIM di semua jenjang dan strata, Pendidikan kedinasan bagi ASN bekerjasama dengan IPDN. “Meningkatkan kualitas SDM ASN melalui berbagai Diklat teknis dan kedinasan,” kata Bupati Elang.

di bidang infrastruktur dasar dan konektifitas wilayah, Pemkab kata Edi telah melakukan berbagai program strategis antara lain Pembangunan GOR Fagogoru yang direncanakan selesai pada tahun 2022,  Pembangunan Jalan Hotmix di Pulau Gebe, kemudian ruas Patani – Tepeleo (Bakajaya- Tepeleo Batu Dua), ruas Tepeleo – Sakam, ruas Sakam–Tepeleo yang dipastikan selesai pada tahun 2021.

“Kemudian Pembangun Reguler jalan Hotmix di 10 ibukota Kecamatan dan Pembangunan jembatan dalam wilayah kabupaten yang direncanakan tuntas pada tahun 2022,” klaim Elang.

Di sektor perumahan dan pemukiman, telah dilakukan peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat sebanyak 1100 unit dan bantuan 468 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan MCK untuk 563 KK yang di 10 kecamatan.

Kemudian Pembangunan Instalasi Pengolahan Air di Weda dan di Pulau Gebe serta Kerjasama Pemda dan PLN dalam rangka peningkatan layanan listrik 1 x 24 jam di Patani, Pulau Gebe, Weda Utara dan Weda Timur, termasuk pemasangan instalasi listrik gratis di Weda Utara dan Weda Timur.

Di sektor perhubungan, Pemkab kata Bupati telah menyediakan 4 armada Kapal Kayu bekapasitas 7 GT untuk melayani warga di rute Weda–Pulau Imam, Tepeleo – Sayafi, Wailegi – Pulau Moor dan Umera Pulau Yoi. “Pemkab juga membangun tambatan perahu di Messa, Dote, Sibenpopo dan Kali Fidi,” sebut Elang.

Di bidang Komunikasi dan Informasi, telah dibangun dua init Tower di kecamatan Patani dan Patani Barat dengan berbasis 4G, serta Pengadaan 3 unit repiter di Sagea, Gemaf dan Kilo Meter 3 Kota Weda.

Pada sektor Pertanian, untuk meningkatkan produksi pertanian, Pemkab telah membangun jalan produksi dan jalan usaha tani, Memberikan bantuan bibit padi, jagung dan kacang tanah kepada 8 gabungan kelompok tani sebanyak jumlah petani sebanyak 420 orang untuk mengatasi dampak Covid 19.

Di bidang perikanan, telah diberikan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap sebanyak 380 paket, sarana dan prasarana perikanan budidaya sebanyak 29 paket di sentra budidaya perikanan. Kemudian Bantuan sarana pemasaran dan pengolahan hasil perikanan sebanyak 20 paket serta bantuan pelatihan dan pendampingan teknis tersebar di 10 kecamatan.

Pembangunan Kawasan Nusliko Park, Kawasan Geopark Goa Boki Moruru dan Kawasan Konservasi mangrove Kacepi Kecamatan Pulau Gebe serta Menjadikan tarian lala dan cokaiba sebagai warisan hak cipta tak benda adalah bukti keseriusan Pemkab menggembangkan sektor pariwisata.

Di sektor Perdagangan, ada sejumlah pasar rakyat yang dibangun yakni Pasar Fagogoru Kota Weda dan pasar lelilef yang direncanakan diresmikan tahun depan. Sedangkan pasar Fidi Jaya direncanakan selesai tahun ini.

“Pemda juga telah mendorong bantuan KUR tanpa bunga kepada masyarakat serta Memberikan bantuan mesin dan peralatan untuk industri kecil dan menengah sebanyak 136 paket untuk penanggulangan dampak Covid 19,” sebutnua,

Di bidang pendidikan , dalam kurun waktu tiga tahun Elang Rahim mengaku telah melakukan berbagai program strategis diantaranya pembangunan dan rehabiltasi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium dan rumah guru mulai dari Paud, SD, SMP serta mengangkat tenaga Guru PTT sebanyak 686 orang.

Pemkab juga menyalurkan subsidi Pendidikan pada Perguruan Tinggi jenjang S1, S2 setiap tahun 20 orang dan S3 sebanyak 5 orang yang semuanya non PNS dengan. “Target kita dalam satu periode kita capai 100 orang magister putra – putri Halteng dan sarjana Doktor 25 orang dari berbagai program studi yang butuhkan oleh daerah ini,” terangnya.

Setiap tahun Pemkab juga mensubsidi bantuan endidikan kepada 5 orang untuk pendidikan S1 kedokteran dan program PGSD ke S1 dengan menggandeng Universitas Khairun Ternate serta STAIN Ternate.

Di bidang Kesehatan, pada tahun 2018 – 2020 Pemerintahan Elang Rahim telah membangun sarana dan prasarana pendukung kesehatan diantaranya Pengadaan Puskesmas Keliling Laut (Speed Ambulance) yang melintasi Pulau Gebe dan Weda, Patani dan Weda, Weda Timur dan Kota Weda, serta Pengadaan Puskesmas Keliling Darat (Mobil Ambulance) 15 Unit yang tersebar di 11 Puskesmas.

Kemudian Penyediaan Tenaga Dokter sebanyak 22 orang dan PTT sebanyak 271 orang untuk puskesmas dan 140 orang untuk RSUD Weda. Sejauh ini, Elang menyebut sudah 18.700 jiwa warga Halteng yang masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Secara keseluruhan 97,21% penduduk Halteng telah memiliki jaminan kesehatan, yang terdiri dari jaminan kesehatan yang ditanggung pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan,” katanya.

Di bidang keagamaan, selain Memberikan insentif kepada para Imam dan Pendeta, pemkab juga berhasil menjadi tuan rumah MTQ ke 28 Tingkat Provinsi. “Dan kontingen MTQ Halteng dipersipakan untuk mengikuti MTQ Nasional mewakili Malut,” tukasnya. (adv/tr1/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here