Kembangkan Teknologi Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Himaprodi Matematika dan Fisika Uniera Bertekad Bangun Kesadaran Peduli Sampah Plastik Lewat PKM

0
571
Mahasiwa Program Studi Matematika dan Fisika Universitas Halmahera, melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema; Uniera Bebas Sampah Plastik. Foto: Istimewa

HARIANHALMAHERA.COM–Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN – PT) resmi mengeluarkan hasil penilaian berupa sertifikat terhadap Program Studi (Prodi) Matematika, Universitas Halmahera (Uniera) pada Selasa 15 September 2020.

Dalam sertifikat tersebut, Prodi Matematika Uniera memperoleh akreditasi B untuk lima tahun ke depan. Termasuk Prodi Fisika, dengan akreditasi B yang dikeluarkan pada Sabtu 12 September 2017 silam.

Sebagi bentuk mempertahankan kualitas akademisi, Prodi Matematika dan Fisika melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema; Uniera Bebas Sampah Plastik.

Hal ini pun dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Matematika dan Fisika Uniera, pada Sabtu (3/10), dengan melaksanakan kegiatan PKM berupa pembersihan sampah plastik di lingkungan kampus.

Menurut Ketua Prodi Matematika Uniera, Masita Yusniar, kegiatan tersebut mangacu pada surat edaran Nomor: SE.6/PSLB 3/PS/PLB.O/5/2016 tentang pengurangan sampah plastik melalui penerapan kantong belanja plastik sekali pakai tidak gratis.

“Surat edaran tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengolahan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya,” jelas Masita.

Dia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan PKM tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, dengan menjaga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan usai beraktivitas.

Rencanannya, kata dia, kegiatan PKM masih akan dilanjutkan dengan penerapan Teknologi Tepat Guna, dalam pengolahan sampah plastik yang menggunakan prototipe. “Saat ini alatnya masih dalam proses perakitan dan uji coba,” ujarnya.

Sementara, salah satu tim pelaksana kegiatan PKM, Mario Nikolaus Dalengkade, menjelaskan bahwa, prototipe ini berbasis termokimia. “Fungsinya akan mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM),” tandasnya. (kho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here