Kenapa Kane Absen di Bench ?

0
258
DEBUT: Maurucio Pochettino mengapresiasi penampilan pelapis Harry Kane Troy Parrot di Piala Liga

HARIANHALMAHERA.COM LIMA musim dan 22 ajang telah dilakoni Mauricio Pochettino bersama Tottenham Hotspur. Dan, tidak ada satu pun yang berujung trofi. EFL Cup menjadi ajang paling baru yang melayang.

Runner-up Liga Champions tersebut telah kalah adu penalti 3-4 di kandang klub kasta keempat Colchester United dalam putaran ketiga ajang bernama lain Piala Liga itu.

Mantan pemain dan pelatih Spurs Tim Sherwood hanya punya satu kesimpulan atas tereliminasinya skuad Pochettino. Sherwood yang juga pandit Sky Sports menyebut keputusan Poche mengistirahatkan bomber Harry Kane sebagai blunder. Kane memang absen ketika pilar lainnya seperti Son Heung-min, Christian Eriksen, hingga Jan Vertonghen ada di bench. ’’Tanpa Kane, Spurs melemah!’’ tegas Sherwood.

Pelatih Spurs musim 2013– 2014 itu menyayangkan absennya kapten timnas Inggris tersebut di ajang yang secara realistis bisa menghadirkan trofi pertama bagi Poche. ’’Fans menginginkan trofi, Pochettino pun memiliki harapan yang sama. Anehnya, sekadar membawa Kane di bangku cadangan pun tidak dilakukan di Piala Liga ini,’’ tutur Sherwood.
Menanggapi analisis Sherwood, Pochettino tidak memungkiri betapa pentingnya sosok Kane. Sangat jelas Spurs merindukan striker yang telah menghasilkan 169 gol dan 29 assist tersebut. Penyelesaian akhir The Lilywhites, khususnya di sepertiga area lawan, loyo.
Tempat Kane kemarin diisi penyerang muda Troy Parrott. Itu sekaligus debut striker berkebangsaan Irlandia tersebut dengan usia masih 17 tahun, 7 bulan, dan 20 hari. Parrot didukung Lucas Moura dan Delle Alli. Hanya, kombinasi ketiganya tak memberikan daya ledak.

Melempemnya Parrott sebetulnya sudah direspons dengan memasukkan tiga pergantian pemain yang berkarakter ofensif. Son, Eriksen, dan Erik Lamela. Apa daya, gol yang ditunggu tak kunjung hadir meski Spurs menghasilkan total 19 tembakan.

’’Jika mengira saya tak serius dalam setiap pertandingan dengan memainkan pemain pelapis, kalian (media) tak menghargai setiap tetes keringat pemain yang saya turunkan di lapangan,’’ bela Pochettino. (jpc/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here