DAK untuk RSUD Naik Rp 6 Miliar

0
502
Rumah Sakit Umum Daerah Jailolo (Foto : Malut Times)

HARIANHALMAHERA.COM–Gelontoran dana dari APBN kembali diterima RSUD Jailolo di tahun ini. Bahkan, besaran anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapat tahun ini lebih besar dari tahun 2020.

Tahun ini total DAK yang diterima sebesar yakni Rp 16 milliar, naik Rp 6 miliar dari DAK tahun 2020. Jika tahun lalu, DAK diperuntukan untuk pembangunan fasilitas fisik diantaranya UGD, tahun ini diperuntukan untuk pengadaan alat kesehatan (alkes). “Anggaranya sudah diploting,tapi kita juga masih menunggu DPA nya,” kata Kabid Perencanaan RSUD Jailolo,Muammar.

Alkes yang diadakan juga dipriorotaskan bagi yang belum tersedia yang membutuhkan perawatan. Kemudian alat penujang lainya, seperti radiologi, ada UTD donor, lab dan sebagainya, kemudian alat dongten protebel yang lebih simpel guna mempermudah pemeriksaan pasien dilengkapi dengan dukungan alat lainya guna mencegah radiasi.

Pengadaan alkes tetap melalui e-katalog. Dimana, untuk pengadaannya juga melalui tahapan misalnya dokter yang baru masuk dimintai rekomendasi pemggunaan alat yang lebih familiar disertai legalitas penggunaan alat. “Kemudian ditelusuri spesifikasi harga termasuk kemampuan membeli maupun ketersediaan spare part. Dan yang lebih penting dilihat asas manfaatnya,” katanya.

Disinggung soal pengadaan satu unit ambulance senilai Rp 648 juta melalui DAK tahun 2020 kemarin, Muammar mengakui sebeleumnya gagal tender lantaran pemenang paketnya mengundurkan diri menyusul tipe mobil yang dibutuhkan sudah tidak lagi diproduksi. “Tapi tahun ini akan di lelang kembali, mekanismenya bisa melalui e katalog, ataupun sisitem tender jika tidak tersedia di e-katalog,”pungkasnya.(tr4/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here