61 Pemdes di Halteng Belum Terima Gaji

BPKAD Sebut Penyebabnya Banyak Desa belum Setor APBDes

0
103
Ilustrasi: Uang

HARIANHALMAHERA.COM–Belum dibayarkannya penghasilan tetap (siltap) Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa oleh pemerintah daerah (Pemda) ternyata tidak hanya terjadi Halmahera Utara (Halut).

Hal serupa pun juga dialami puluhan perangkat desa di Halmahera Tengah (Halteng). Tercatat ada 61 Desa di 10 Kecamatan di Halteng yang hingga kini belum dicairkan Siltap-nya.

Bahkan, jumlah tunggakan pun bervariasi. Bahkan, ada perangkat desa di beberapa desa yang sudah 9 bulan belum menerima gaji. Salah satunya di Desa Nurweda.

Kades Nurweda, Tamsil Salideng mengaku dirinya terus ditanyai oleh perangkat desa terkait kapan gaji mereka dibayar. Namun, dia sendiri tidak bisa berbuat banyak karena belum ada pencairan dari Pemda.

“Karena memang belum ada (cair, red). Saya hanya sampaikan kalau sudah ada akan tetap di bayar. Jika tidak percaya, silahkan tanya saja ke pemerintah daerah,” terangnya.

Belum cairnya operasional termasuk siltap ini tentu menyulitkan pemdes ketika harus berususan ke Kantor Bupati mengingat tidak ada biaya operasional “Sementara desa lain yang jauh dari ibu kota sulit apabila ada urusan, karena kendala kondisi jangkau ditambah belum dibayar gaji,”terang Tamsil.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halteng Saiful Samad mengatakan, keterlambatan pencairan Siltap ini lebih disebabkan karena sebagian besar desa belum memasuki APBDes.  “Regulasinya ada di BPMD, kami hanya melakukan pencairan saja,” singkatnya. (tr1/pur)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here