HARIANHALMAHERA.COM– Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) bersama Polres hingga instansi vertical wilayah setmpat, Senin (2/3) telah hadiri rapat koordinasi koordinasi (Rakor) lintas sektoral bidang operasional untuk kesiapan operasi ketupat 2026 menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui zoom meeting di ruang rapat Kapolres Halteng itu, dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP. Fiat Dedawanto, tampak dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Halteng, Ahlan Djumadil, dan unsur Forkopimda.
Dalam Rakor tersebut telah disampaikan bahwa persiapan nasional pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 sampai 25 Maret 2026, guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri.
Dalam arahannya, Kapolri, Jendral. Listyo Sigit Prabowo, menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan persiapan secara optimal, terukur, dan penuh tanggung jawab. Ia meminta penguatan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Ramadan dan Idul Fitri.
Kapolri juga memaparkan bahwa proyeksi pergerakan masyarakat pada Idul Fitri 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, meskipun terdapat penurunan sekitar 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya. Seluruh jajaran tetap diminta melakukan pemetaan titik rawan kemacetan dan kriminalitas, serta memperkuat Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di lokasi strategis seperti terminal, pelabuhan, dan pusat keramaian.
Sementara Wabup Halteng, Ahlan Djumadil, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bawha Pemda Halteng tentu komitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Halteng.
“Kami siap bersinergi bersama Polres, TNI, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan masyarakat Halmahera Tengah dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan pengamanan,”katanya.(Ir)












