Viral Video Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf di Malut Nyaris Pukul Panwas

0
266
GADUH: Tangkapan video di detik ke-16 saat Al Yasin Ali ditahan putrinya karena hendak memukul petugas pengawas TPS. (foto: WhatsApp/harianhalmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Sebuah postingan video kembali viral di media sosial. Video dengan durasi 2 menit 16 detik itu memperlihatkan kericuhan di tempat pemungutan suara (TPS). Belakangan diketahui, peristiwa tersebut terjadi di TPS 4 Desa Fidi Jaya, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Dalam video tersebut, terlihat seorang petugas pengawas TPS. Mengenakan seragam lapangan berwarna abu-abu lengkap dengan logo dan memakai topi. Dia mendapat perkataan yang tak pantas diucapkan oleh seorang bapak yang mengenakan kemeja putih.

Tidak hanya si bapak yang belakangan diketahui Al Yasin Ali, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Maluku Utara (Malut). Dua orang perempuan yang diduga anak dan istrinya, juga terekam ikut menyalahkan petugas pengawas.

Beruntung warga dan aparat keamanan TPS melerai pertikaian yang hampir berujung pada adu jotos itu. Namun, dalam video tersebut tidak jelas terdengar apa yang menjadi pangkal masalah, sehingga terjadi keributan saat pemungutan suara sementara berlangsung.

Sebagaimana dilansir antaranews.com, Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin membenarkan kejadian yang dialami personel pengawasnya di TPS 4 Desa Fidi Jaya, Kabupaten Halteng.

“Dia (petugas pengawas) bernama A Marasabessy. Ia nyaris dianiaya ketua TKD Jokowi-Ma’ruf,” kata Muksin.

Menurut dia, tindakan yang dilakukan Al Yasin Ali yang juga Wakil Gubernur Malut terpilih bersama istri dan anaknya, merupakan carayang tidak terpuji.

Muksin pun menjelaskan, kejadiannya bermula dari teguran pengawas TPS kepada saksi PDIP dan Golkar. Kedua saksi datang ke TPS menggunakan kaos berwarna yang identik warna partai.

“Itu kan tidak boleh sebagaimana PKPU nomor 3 tahun 2019. Saksi tidak boleh menggunakan atribut partai atau warna yang menunjukkan identitas peserta pemilu,” sebutnya.

Rupanya, lanjut Muksin, saksi itu tidak menerima teguran dari petugas Panwaslu dan langsung melaporkan insiden itu kepada Ali Yasin saat tiba di TPS.

“Spontan mendapatkan laporan dari saksi itu, Al Yasin memprotes petugas pengawas dengan cara yang tidak wajar. Bahkan petugas pengawas sempat diserang, beruntung dihalangi aparat keamanan yang bertugas di TPS,” kata Muksin.

Muksin menyatakan, tindakan Al Yasin Ali yang juga sebagai pejabat negara ini, sangat tidak pantas dan tidak elegan dilakukan kepada penyelenggara pemilu. Sebab petugas sedang melaksanakan tugasnya dan hal ini dilindungi oleh UU.

“Pengawas TPS dinilai sudah tepat melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Masih diberitakan antaranews, Ketua Dewan Pengarah TKD Jokowi-Ma’ruf Malut, Abdul Gani Kasuba (AGK) ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa yang dilakukan Al Yasin Ali tersebut.

“Saya berharap semua pihak menahan diri, tidak melakukan cara-cara dengan emosional. Bahkan saya mengajak istri untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan orang dalam momentum pemilu 17 April ini,” kata AGK yang juga Gubernur Malut.(ant/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here