Pasar Kecamatan Mubazir, Hanya Jadi Kandang Ternak

0
539
Ilustrasi Pasar Sangaji Kota Maba. (foto: indotimur.com)

HARIANHALMAHERA.COM— Pembangunan pasar di ibukota kecamatan melalui Dana Alokasi khusus (DAK), dinilai tidak tepat dan mubazir. Pasalnya, sebagian besar pasar yang telah dibangun tidak difungsikan masyarakat.

Seperti pasar di Kecamatan Maba Tengah, Wasile Utara, dan sejumlah kecamatan lainnya. Keberadaan pasar justru hanya menjadi tempat bagi ternak warga.

“Pembagunan pasar di kecamatan sangat tidak relefan dengan kondisi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi untuk beberapa kecamatan masih sulit sehingga tidak dapat dimanfaatkan dengan baik,” sebut tokoh pemuda Maba Tengah Taufik Husen.

“Pasar yang ada sebagai besar hanya menjadi kandang ternak warga. Ini tentunya ini mubazir,” sambungnya, sembari meminta pemkab mencarikan solusi agar anggaran pembangunan yang digelontorkan bisa tepat sasaran dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Disperindagkop Haltim Taslim Manaf, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, salah satu kendala tidak digunakannya pasar di kecamatan karena akses jalan yang belum memadai. Termasuk juga daya beli masayarakat.

“Tetapi karena pembagunan ini memang dari pusat, maka kita tetap harus bangun dari pada tidak ada sama sekali. Kami berharap bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di kecamatan kecamatan,” pungkas Taslim.(rul/cal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here