Halut

4 Ruas Jalan di Halut Batal Dibangun Tahun Ini, Gegara Gagal Tender

×

4 Ruas Jalan di Halut Batal Dibangun Tahun Ini, Gegara Gagal Tender

Sebarkan artikel ini
tangkapan layar pada laman LPSE Halut 2026

HARIANHALMAHERA.COM– ungkapan “rumah tangga berantakan, karier cemerlang” seperti menyidir terobosan Pemkab Halmahera Utara (Halut). Sebab, ditengah eforia warga Hibualamo terhadap kesuksesan pemerintahan akronim Piet-Kasman, yang datangkan kapal milik Pelni, membuka jalur ekspor mandiri hingga tekad bangun RSUD rujukan, ternyata sajian program bahagia itu sekejap dibungkam dengan batalnya pekerjaan empat ruas jalan.

Betapa tidak, keempat proyek pembangunan jalan yang sedianya dibangun dalam tahun 2026 itu, justeru batal dikerjakan lantaran proses tendernya gagal hanya gegara ditemukan kesalahan dalam dokumen pemilihan ataupun dokumen pemilihan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah beserta perubahannya dan aturan turunannya

Proyek gagal tender tersebut tercatat pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Halut tahun 2026, dimana keempat proyek jalan tersebut adalah peningkatan struktur jalan Desa Wari Ino, Desa Birinoa-Birinoa Dalam, Kecamatan Galela Utara dan jalan menuju wisata Desa Lina Ino.

Proyek peningkatan struktur jalan Desa Wari Ino, Kecamatan Tobelo, misalnya, program pengadaan infrastruktur fisik tersebut, ternyata telah dialokasikan anggarannya dalam APBD Halut 2026 sebesar Rp2 miliar lebih (Rp2.987.900.000,00), namun berakhir gagal tender lantaran bermasalah pada dokumen.

Senasib dengan proyek peningkatan struktur jalan ruas Birinoa-Birinoa Dalam, Kecamatan Tobelo Barat, yang mana telah dianggarkan sebesar Rp2 miliar lebih lagi itu (Rp2.805.866.000,00), tidak dapat direalisasi lantaran titemukan kesalahan dalam dokumen pemilihan.

Kemudian proyek peningkatan struktur jalan dalam Kecamatan Galela Utara dengan sumber anggaran APBD 2026 senilai Rp1.500.000.000,00, itu juga batal dikerjakan tahun 2026 ini lantaran gagal tender akibat administrasinya tidak lengkap.

Terakhir, proyek peningkatan struktur jalan baru Madoto, yang merupakan jalan menuju wisata di Desa Lina Ino, Kecamatan Tobelo Tengah itu juga senasib dengan tiga proyek sebelumnya. Padahal, proyek yang sudah dirancang anggarannya sebesar Rp 1.872.500.000,00 tersebut batal direalisasi hanya lantaran dokumen belum lengkap.(red)

Tinggalkan Balasan