Alasan Stok Lama, Migor Dijual Mahal

0
197
ILUSTRASI : Disperindag Halut lansung turun mengecek harga Minyak Goreng di sejumlah mini market di Kota Tobelo Beberapa waktu lalu (Foto : Faisal/harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Harga minyak goreng (Migor) pada beberapa swalayan di Tobelo dan sekitarnya dikabarkan belum merata atau terjual satu harga sesuai yang disubsidikan pemerintah, yakni Rp.14 ribu/kg. Salah satu alasan pengusaha masih menjual dengan harga tinggi adalah stok lama yang masih tersedia.

Harga migor bervariasi tersebut juga ditemukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Halmahera Utara saat melakukan survey ke beberapa swalayan dan minimarket, seperti gerai Alfamidi, Indomaret dan pasar modern masih dijual dengan harga yang sama, sementara selain dari itu dijual lebih mahal.

Kadis Perindag Halut, Nyoter Koenoe, mengatakan, salah satu swalayan yang masih menjual migor harga tinggi adalah Galaxy Mart dengan alasan stok yang dijual itu adalah pasokan lama yang mana tidak masuk dalam subsidi pemerintah.

“Memang di Halut ini harga minyak goreng belum stabil dan hanya beberapa tokoh saja yang mengunakan harga pemerintah, kami juga akan usahakan agar harganya tetap stabil,”katanya, senin (21/2).

Untuk menyama ratakan harga migor di Halut lanjut Kadis Perindag Halut, pihaknya akan turun ke pasar melakukan penertiban harga sekaligus memastikan persediaannya (stok) di gudang sebagai langkah antisipasi terjadinya penimbunan.

“Kami juga sudah mendapatkan informasi bahwa masih banyak distributor yang coba menahan peredaran migor sehingga mereka masih mengunakan harga lama, ini menjadi masalah, jadi besok (hari ini,red) kami akan turun sidak ke sejumlah distributor yang ada di Tobelo,”ujarnya.

Nyoter pun menambahkan bahwa Disperindag juga sudah sampaikan ke menajemen Indomaret dan Alfamidi soal konsumen yang belanja migor cukup diberikan satu kilo per orang tidak bisa lebih agar tidak ada kepanikan dari masyarakat.”Untuk mengatasi kepanikan kekosongan stok maka kami telah sampaikan ke pihak Indomaret dan Alfamidi agar warga yang belanja minyak goreng nanti cukup diberikan satu kilo,”tandasnya.

Disentil soal stok migor menjelang Ramadhan 2022, Kadi Perindag menuturkan bahwa pihaknya akan berusaha agar tidak terjadi kelangkaan migor selama berlangsung bulan Ramadhan hingga perayaan idul fitri.”kami tidak berjanji namun kami memastikan Ramadhan nanti stok migor ini tetap tersedia dan tidak terjadi kelangkaan,”pungkasnya (cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here