DPRD Minta PT SAS Berikan CSR Kepada Masyarakat Lingkar Tambang

0
303
Sahril Hi. Rauf (Foto : Halmahera Raya)

HARIANHALMAHERA.COM–Komisi II dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halut meminta PT SAS turut memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat lingkar tambang. Usulan itu disampaikan saat pertemuan yang dilaksanakan di kantor DPRD Halut, Senin (20/9) terkait tindak lanjut hasil pengawasan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan pasir besi.

Usai pertemuan tersebut, Ketua Komisi III Sahril Hi. Rauf saat ditemui mengatakan bahwa daerah sangat membutuhkan investasi dan pendapatan yang tentunya untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita menginginkan investasi di daerah dilakukan secara sehat dan tidak dirugikan terkait dengan keberadaan perusahaan, sehingga kami melaksanakan hearing dengan PT SAS,” jelasnya.

Menurutnya, dalam pengelolaan pertambangan jelas akan terpakai habis dan tidak dapat diperbaharui lagi, sehingga pertemuan dilakukan untuk menjawab tentang apa yang diberikan bagi daerah dan secara khusus bagi masyarakat. “Dalam pengawasan kami PT SAS dengan segala tanggung jawab, baik itu pajak dan lainnya sudah tuntas dan tentunya hal ini merupakan hal yang sangat diharapkan. Kami juga ingin dibuktikan dengan data, sehingga kepentingan yang terukur baik kuantitas dan kualitas dapat dilihat,” terangnya.

Ditambahkannya, bahwa secara politik DPRD juga menginginkan dengan ikut mendorong sehingga kegiatan yang dilakukan perusahaan dapat dilakukan dengan tertib. Apalagi, di PT SAS juga ada perusahaan lain yang juga melaksanakan aktivitas, yakni PT KIM. “Kami ingin kegiatan perusahaan harus dilakukan dengan tertib. Apalagi kami tentunya menginginkan investasi sehat, daerah sehat dan implikasi adalah kesejahteraan,”ucapnya

Bahkan untuk CSR sendiri, lanjut Sahril, masyarakat di lingkar tambang pasir besi juga perlu diperhatikan. Karena dengan kehadiran perusahan ini bisa membantu masyarakat. “CSR di lingkar tambang perlu ditertibkan karena sekarang ini sudah jalan. Bahkan diberikan untuk desa kurang lebih Rp 2 juta lebih. Kami juga meminta penjelasan dan data terkait dengan mekanisme pemberian CSR yang terdampak pada kegiatan yang dilakukan PT SAS dan apa yang diberikan perusahaan ketika habis melaksanakan kegiatannya,” tuturnya.

Pihak perusahaan mengapresiasi dan akan menyelesaikan semua keluhan masyarakat dan menindaklanjuti apa yang di sampaiakan oleh DPRD Halut. “Apa yang belum dijalankan perusahan akan menjadi catatan untuk diselesaikan sesuai dengan hasil rapat,” kata Sahril mengutip pernyataan PT SAS.(cw/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here