Frans Manery tak Maju Lagi, Serius?

0
1549
Bupati Halut Ir Frans Manery

HARIANHALMAHERA.COM— Mungkin ini hanya sekadar gurauan. Namanya juga politisi, setiap perkataan sarat akan makna. Mungkin inilah yang tersirat dari pernyataan Bupati Halut Ir Frans Manery yang berniat tidak ingin lagi maju mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Saat menghadiri kegiatan pencanangan rumah kawin suntik ternak, di Desa Leleoto, Kecamatan Tobelo Selatan, Senin (27/5), di hadapan masyarakat, Frans, sapaan akrab Frans Manery, secara lugas menyatakan kemungkinan besar dirinya tidak akan fight (bertarung) lagi di Pilkada 2020.

“Kemungkinan besar saya sudah tidak ikut mencalonkan sebagai Bupati Halut,” kata Frans.

Sebagai tambahan, Ketua DPD II Partai Golkar Halut ini justru mengingatkan masyarakat harus cerdas memilih bupati yang betul mendorong kesejahteraan masyarakat Halut. Dia juga menyinggung usianya yang sudah 65 tahun.

“Saran saya, masyarakat memilih bupati yang benar mendorong kesejahtraan rakyat,” pintah bupati.

Dalam sambutannya, Frans kembali menyinggung roda pemerintahan yang dipimpinnya kurang lebih tiga tahun berjalan. Diakui, masih banyak program yang belum disentuh. Namun, dia berjanji di sisa waktu kurang lebih 19 bulan ini,  pemerintahannya akan fokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Saya belum fokus soal pilkada. Saya akan fokus pada pemberdayaan masyarakat. Fokus pada penuntasan program-program yang tertunda,” kata Frans.

Meski demikian, suara-suara dukungan kepada Frans Manery untuk maju lagi dan melanjutkan kepemimpinan di periode kedua, terus berdatangan. Ini terlihat dari arus informasi yang wara-wiri di media sosial.

Amatan Harian Halmahera, Frans Manery kembali dijagokan bisa memimpin Halut ke depan. Hanya saja, posisi siapa sosok yang akan mendampinginya masih belum mengerucut.

Sepintas, Frans Manery tidak diharapkan lagi berpasangan dengan Muchlis Tapi Tapi, Wakil Bupati (wabup) Halut saat ini. Buktinya, banyak gambar tokoh yang mulai dipadankan dengan Frans Manery.

Hanya saja, sampai berita ini naik cetak, belum ada konfirmasi resmi dari DPD II Partai Golkar, terkait pernyataan ketua partainya. Apakah ini baru sebatas pernyataan pribadi ataukah sudah menjadi keputusan secara organisatoris.(fik/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here