Guru Belum Vaksin Terancam Dinonaktif

0
277
Bupati Halut, Frans Manery bersama pimpinan Forkompinda melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun

HARIANHALMAHERA.COM– Bupati Halut, Frans Manery kembali menyatakan tindak tegas bagi aparatur sipil negara (ASN) terutama guru-guru yang belum menerima suntik vaksin Covid-19. Tak tanggung-tanggung orang nomor satu pemda Halut itu berjanji nonaktifkan guru yang enggan mengikuti program vaksinasi.

Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati Frans Manery, saat memberi sambutan pada kegiatan pembukaan vaksinasi anak usia 6-11 di gedung rumah adat Hibualamo, rabu (12/1). Bupati Halut pun mengatakan, desakannya untuk guru-guru harus divaksinasi, karena berhadapan dengan siswa-siswi sehingga mereka menjadi garda terdepan mengawasi aktivitas di sekolah dan memberi contoh pada orang banyak.

“Sekarang anak-anak usia 6-11 tahun sudah mulai divaksinasi Covid-19 maka guru-guru yang belum vaksinasi segera ikut vaksi, kalau tidak maka pemerintah daerah akan ambil langkah tegas, yaitu nonaktifkan,”katanya.

Selain mencegah klister Covid-19 dikalangan pelajar hingga membentuk kekebalan tubuh anak lanjut Bupati Frans, pemberian vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini merupakan syarat yang ditetapkan pemerintah pusat untuk dibuka pembelajaran tatap muka (PTM) setelah sekian lama proses belajar melalui daring.

“Vaksinasi anak ini juga sebagai syarat untuk pembelajaran tatap muka, jadi segera vaksinasi agar proses belajar di sekolah kembali normal dan sekali lagi guru-guru yang belum vaksinasi secepatnya ikut vaksinasi,”tandasnya.

Bupati Frans menambahkan bahwa ASN terutama guru menolak vaksinasi maka bukan hanya dinonaktifkan tetapi bisa berujung pada pemecatan dari ASN sebagaimana edaran dari Mendagari.

“Saya hanya ingatkan bahwa kalau masih menolak vaksinasi yang notabenenya sudah teruji secara medis dan dilapangan, artinya aman digunakan maka tidak perlu saling salahkan kalau pemerintah beri sanksi,”tegasnya.(cw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here