Jatuh Dari Dermaga Pelabuhan Tobelo, Pelajar Morotai Ditemukan Meninggal Dunia

Pihak Keluarga Sebut Korban Punya Riwayat Penyakit Epilepsi

0
1595
EVAKUASI: Tim gabungan Polair, KP3, TNI, dan Basarnas saat melakukan pencarian korban di dermaga Pelabuhan Tobelo, Rabu (8/4). (foto: ist/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Pagi tadi, suasana di Pelabuhan Tobelo mendadak ramai. Penyebabnya kehadiran Basarnas ditambah TNI dan Polisi dengan perlengkapan menyelam lengkap. Belakangan diketahui, mereka sedang mencari korban tenggelam.

Informasi diperoleh, pada dini hari tadi sekira pukul 03.00 WITA, seseorang yang berada di dermaga Pelabuhan Tobelo, tiba-tiba jatuh ke air dan tenggelam.

Saat itu, seorang ABK kapal Yepta Binambuni bersama kawannya Marko, masih terjaga. Marko yang awalnya melihat langsung memberitahukan kepada Yepta. Keduanya, dengan berbekal senter, langsung melakukan upaya pertolongan.

Hanya saja, kondisi dermaga yang gelap, ditambah perlatan sederhana, keduanya tidak bisa menemukan korban. Karena kesulitan, merka kembali naik ke dermaga pelabuhan untuk mencari pertolongan.

Sekira pukul 07.30 WIT, tim gabungan Polair, KP3, dan Basarnas bersiap melakukan pencarian. Menggunakan dua unit Perahu Karet, satu per satu anggota mulai melakukan penyelaman.  Karena derasnya arus bawah laut ditambah dengan jarak pandang hanya berkisar 1 meter, tim kesulitan mencari korban.

EVAKUASI: Hampir satu jam melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. (foto: ist/Harian Halmahera)

Hampir satu jam proses pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan. Jasad korban ditemukan pukul 09.45 WIT, tepat di bawah dermaga pelabuhan Tobelo. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Korban yang bernama Alfrendrik Langasa (17) merupakan seorang pelajar. Korban tercatat sebagai warga Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai. Saat ditemukan, pada bagian wajah ada beberapa luka di bagian pelipis kiri dan kanan. Korban pun langsung di bawah ke ruang jenazah RSUD Tobelo.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian terkait penyebab korban jatuh ke dalam air dan meninggal dunia. Hanya saja, pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan aparat dan memberitahukan kalau korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.(dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here