Halut

Lapak Kawasan Kantor Bupati Halut Tertimpa Ranting, Kadisperindagkop Singgung Kesepakatan, DLH Sebut Usia Pohon

×

Lapak Kawasan Kantor Bupati Halut Tertimpa Ranting, Kadisperindagkop Singgung Kesepakatan, DLH Sebut Usia Pohon

Sebarkan artikel ini
Salah satu lapak pedagang di alun-alun kantor Bupati Halut tertimpa ranting pohon

HARIANHALMAHERA.COM– suasana adem dan ramai pengunjung di alun-alun kawasan kantor Bupati Halut, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, pada Kamis (11/7) sekira pukul 15.020 WIT mendadak berubah menjadi panik. Hal itu terjadi lantaran salah satu lapak tertimpa ranting pohon hingga rusak berat.

Insiden patah ranting pohon tersebut menyusul curah hujan yang tinggi disertai angin kencang. Beruntung, musibah kecil tidak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi kerugian material dialami oleh pemilik lapak lantaran atapnya rusak berat.

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Halut, Nyoter Kaoenoe, mengatakan belum dapat informasi adanya peristiwa tersebut dan baru mengetahuinya setelah dikonfirmasi awak media. Meski begitu, mantan Kepala DPMD Halut ini menyampaikan bahwa jauh sebelum masalah ancaman pohon terhadap pengunjung dan pedagang, pihaknya sudah disampaikan ke pengelolah lapak, namun mereka terkesan tidak memperhatikannya.

“Kami sudah pernah rapat dengan pengelolah lapak alun-alun dan sudah bersepakat bahwa mereka harus menjaga ranting pohon, jika sudah berbahaya maka harus dipangkas agar tidak terjadi hal-hal yang kita inginkan,”katanya.

Soal kejadian ini lanjutnya, tentu secepatnya akan dipanggil kembali pengelolah lapak alun-alun untuk bicarakan masalahnya, termasuk rencana dilakukan pemangkasan ranting pohon yang sudah besar dan mengancam pengunjung.

“Karena lapak ini ada pengelolahnya maka saya akan panggil dia, karena sesuai perjanjian mereka yang akan melakukan pemangkasan ranting pohon disekitar alun-alun,”ujarnya.

Sementara Kepala DLH Halut, Yudhihart Noija, menuturkan bahwa sejumlah pohon di seputaran alun-alun sudah layak dipangkas lalu diganti yang baru, sebab usia pohon sudah sangat tua sehingga rentan patah.

“Dalam waktu dekat kita DLH akan pangkas pohon-pohon yang ada diseputaran alun-alun, dan pohon-pohon itu sudah layak digantikan dengan pohan yang lain,”tuturnya.(sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *