Pasar Rakyat Pesisir Disarankan Alih Fungsi

0
195
MIRIS: Kondisi bangunan Pasar Salimuli yang tidak terawat. Dibangun dengan anggaran Rp 1,5 miliar tapi tidak difungsikan.(foto: Muhrid/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM–Masyarakat pesisir Kecamatan Galela Utara (Galut) mendesak Pemkab Halut segera mengambil kebijakan soal mubazirnya bangunan pasar rakyat pesisir yang terletak di Desa Salimuli. Warga pun sarankan Pemerintah Daerah melalui instansi teknis untuk alih fungsi bangunan tersebut ke pelayanan umum lain agar bermanfaat ketimbang dibiarkan tak terurus.

Masyarakat Galut menyampaikan bahwa jika bangunan pasar rakyat pesisir  tersebut tidak difungsikan maka Pemerintah telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 9 miliar lebih secara sia-sia. “Lebih baik dialihkan ke pelayanan lain agar gedungnya terpakai entah untuk sekolah atau pelayanan kesehatan daripada dibiarkan tidak terurus, soalnya pembangunan pasar rakyat ini telah habiskan anggaran sekitar 9 miliar lebih, jadi sia-sia kalau tidak difungsikan,”kata sejumlah warga Galut, rabu (9/11).

Pembangunan pasar rakyat tersebut menurut warga, terkesan tanpa perencanaan, sebab selain lokasi yang tidak strategis juga tidak ada upaya menarik pedagang untuk berjualan di pasar tersebut. “Kehadiran pasar rakyat ini seolah hanya mengejar pencairan anggaran untuk kepentingan pribadi bukan untuk kemaslahatan masyarakat, buktinya setelah selesai pembangunan sampai saat ini pasarnya tidak diresmikan,”ujar Alwan, warga Salimuli.

Sementara itu kodisi pasar tersebut terlihat seperti bangunan tua, sebab rumput liar tumbuh subur di halaman hingga menutupi dindin. Bahkan tampak jorok kotoran ternak dan sudah mulai rusak.(tr-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here