Pilih Gantung Diri karena Kesal Ayah Sering Mabuk

0
429
TKP: Di pohon nangka inilah Yana nekat menghabisi nayawanya sendiri dengan gantung diri.(foto: ardi/harianhalmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— MNS alias Yana (14), gadis Desa Gulo Kecamatan Kao Utara Rabu (16/5), menjadi pelajaran penting bagi orangtua yang doyan mabuk-mabukan minuman keras (miras).

Sebab, pemicu dari aksi nekat gantung diri yang dilakukan siswi yang masih duduk di bangku SMP di Kao Utara itu, lantaran kecewa dengan kelakuan ayahnya yang sering mabuk-mabukan.

Belum diketahui pasti apakah korban juga kerap mendapat perlakuan kasar dari sang ayah, namun aksi gantung diri di pohon nangka itu membuat keluarga korban sangat terpukul.

“Dari keterangan saksi-saksi, korban diduga merasa kecewa dengan orangtua, sehingga memilih akhiri hidup,” terang Kasubag humas Polres Halut, Aiptu Hopni Saribu, kemarin.

Jasad Yana, lanjut Hopni, pertama kali ditemukan tergantung di pohon oleh Windi Susana, tetangga korban yang tengah pergi mandi di sebuah sumur belakang rumah milik Oden.

“Saat melihat korban, saksi panik dan berteriak sambil berlari ke rumah untuk beritahu kakaknya. Dari situ dilaporkan ke anggota polisi yang tugas di Kao Utara,” tuturnya.

Korban sendiri saat diturunkan dari atas pohon masih sempat bernapas dan lemas. Dia pun langsung dibawa ke salah satu rumah warga sambil menunggu kendaraan untuk dilarikan ke rumah sakit. Sayang, dalam perjalanan ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong.

“Memang sempat bernaf tetapi akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit bergerak Kao,” pungkasnya.(dit/cal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here