Pondok Kopi Nyopee, Caffe-nya Para Milenial

0
661
ANTI MAINSTREAM: Pondok Kopi Nyopi menjadi yang pertama di Halut dengan mengusung konsep ruang terbuka. (foto: Ardi/Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM– Untuk menikmati kopi, pasti yang dituju warung kopi. Tempat tertutup dengan deretan kursi tertata rapi. Namun, pernahkah terbayang menikmati kopi tapi di tempat terbuka hijau? 

Tidak usah khawatir dan tidak perlu mencari terlalu jauh. Di Tobelo sudah ada. Namanya pondok kopi Nyopee. Tempat ngopi ini tampaknya mengusuk konsep anti mainstream atau melawan konsep penataan warung kopi umumnya. Karena lokasinya di ruang terbuka.

Pemilik Kopi Nyopee Linda Ali mengatakan, inovasi usaha kopi ini memang sengaja dipilih di ruang terbuka karena menyesuaikan dengan keinginan kaum milenial. Alasannya mereka lebih cenderung menyukai pemandangan ketimbang berada dalam ruangan.

“Kami juga memberikan pelayanan digital tetapi masih dikhususkan dalam wilayah Kota Tobelo. Kami lakukan itu, sebab era milenial saat ini semua orang tidak dapat dipisahkan dari teknologi,” katanya.

Kehadiran Kopi Nyopee di ruang terbuka ini, terbilang baru dua pekan. Namun sudah langsung diserbu para penikmat kopi di Tobelo. Hal itu tidak terlepas dari sajian kopi dengan cita rasa yang berbeda dari warkop lainnya. “Bahan-bahan kopi ini sebetulnya kami pesan langsung di daerah Kudus Jawa Tengah, makanya cita rasa ini membuat banyak yang berkunjung,” sebutnya.

Disinggung omset, Linda menyebut lebih dari cukup. Bisa dilihat dari animo pengunjung Kopi Nyopee. “Dalam sehari pendapatan lebih kurang sejuta,” terangnya.

Beberapa pengunjung pun mengaku sangat puas dengan sajian kopi Nyopee. “Kopinya sudah sangat enak, apalagi kesejukan pemandangan alam, sekarang tinggal di desain tempatnya atau paling tidak tambahkan kursi dan meja,” kata Ji, Ning, dan Atun, bergantian.(pn/dit/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here