Pedagang Ikan Dapat Dua Pasar

0
642
ILUSTRASI pedagang ikan. (foto: analisadaily.com)

HARIANHALMAHERA.COM— Nasib padagang ikan di Sanana, akhirnya mendapat kepedulian dari Dewan Kabupaten (Dekab) Kepulauan Sula (Kepsul). Mereka kini memiliki tempat untuk berdagang.

Kesepakatan bersama dekab, Diskoperindag, dan Dinas Perikanan, para pedagang yang berasal dari Desa Waiboga, Fokalit, Nahi, dan Desa Ona, bisa menempati pasar Waiboga dan pasar Bambu di Desa Mangon.

“Sudah ada kesepakatan. Mereka (penjual ikan) diberikan dua pilihan tempat untuk berdagang,” kata Ketua Komisi II Dekab Kepsul Ilyas Yainahu, Kamis (28/2).

Dengan adanya dua tempat ini, lanjut Ilyas, pedagang dari empat desa itu sudah tidak berjulan lagi di tempat semula.

“Kami lihat perkembangannya beberapa hari ini. Yang jelas dua pilihan ini terserah pedagang mau pilih berjualan dimana,” ucapnya.

Hanya saja, pedagang asal Desa Waiboga, masih kurang setuju. Alasan mereka berjualan di pasar Waiboga tidak ada pembeli.

“Tidak mungkin jual di desa kami. Jelas tidak ada yang datang membeli ikan kami,” ucap salah satu penjual ikan asal Waiboga.(ikh/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here