Rupiah Melemah, Terdampak Hasil Perundingan AS-Tiongkok

0
443
ILUSTRASI rupiah melemah terhadap dolar AS. (foto: net)

HARIANHALMAHERA.COM— Tim perunding dari AS dan Tiongkok, kabarnya telah membuat kemajuan substansial. Perjanjian mengakhiri perang dagang hampir diputuskan.

Kesepakatan itu tentunya sangat dinantikan pasar keuangan global. Bahkan saat ini mulai dirasakan Indonesia. Nilai tukar (kurs) rupiah pada Selasa pagi (5/3) melemah.

Pelemahan ini sudah terjadi dalam empat hari perdagangan berturut-turut. Rupiah Selasa pagi bergerak melemah 23 poin menjadi Rp14.153 per USD dibanding posisi sebelumnya Rp14.130 per USD.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Selasa (5/3) mengatakan, USD diperkirakan menguat didorong oleh ekspektasi investor bahwa akan tercipta kesepakatan dalam penyelesaian perang dagang antara AS dan Tiongkok.

“Ekspektasi positif terhadap hasil perundingan perdagangan, diperkirakan investor akan akan lebih berani berinvestasi di pasar modal AS, sehingga mendorong kembalinya arus modal ke AS,” ujar Ahmad, dikutip dari indopos.co.id.

Ahmad memprediksi nilai tukar rupiah akan mengalami pelemahan seiring menguatnya USD tersebut.

“Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.150 per USD hingga Rp 14.190 per USD,” katanya.

Hingga pukul 9.34 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 10 poin menjadi Rp14.140 per USD dibanding posisi sebelumnya Rp14.130 per USD.(ind/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here