Chelsea vs Tottenham Hotspur: Mourinho Menjemput Malu

0
468
SENTIMENTAL: Jose Mourinho bakal menghadapi mantan klubnya, Chelsea, di Stamford Bridge dalam matchweek ke-27 Premier League malam nanti (22/2). GETTY IMAGES

HARIANHALMAHERA.COM – Stamford Bridge adalah tempat yang indah bagi Jose Mourinho. Tetapi, itu dulu. Sebelum Mourinho didepak untuk kali kedua oleh Chelsea. Setelah itu, Stamford Bridge selalu jadi tempat yang mempermalukan Mourinho.
Dia pernah mencatat kekalahan paling telak dalam karirnya di Inggris tiga musim lalu. Yakni, saat kali pertama membawa Manchester United bertandang ke stadion berkapasitas 40.834 penonton tersebut.
Nostalgia kelima Mourinho ke The Brigde –sebutan Stamford Bridge– malam nanti pun terancam malu lagi (siaran langsung Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 21.30 WIT). Hal itu terjadi karena kondisi skuad Spurs saat ini yang pincang di lini serang seiring cederanya Harry Kane dan Son Heung-min.
Kekalahan kandang 0-1 oleh Red Bull Leipzig (RBL) dalam first leg babak 16 besar Liga Champions tengah pekan lalu (20/2) jadi buktinya. Tanpa Kane dan Son yang menghasilkan 32 gol untuk Spurs musim ini (dari total 66 gol tim), Mourinho mengibaratkan lini serang timnya seperti senjata kosong.
Pelatih Chelsea Frank Lampard pun sudah tahu cara mengalahkan Mourinho. Mantan anak asuh Mourinho di Chelsea itu sudah mempermalukan The Special One–julukan Mourinho–di Tottenham Hotspur Stadium dalam matchweek ke-18 (22/12). Spurs diperdaya dua gol tanpa balas.
’’Aku tak tahu (reaksi fans atas come back Mourinho ke Stamford Bridge). Yang aku tahu, dia (Mourinho) menginginkan setiap tim asuhannya meraih kemenangan,’’ ucap Lampard dalam pre-match press conference di London Cobham (markas latihan Chelsea) tadi malam sebagaimana dilansir di laman resmi klub.
Frankie –sapaan akrab Lampard– tetap meyakini Mourinho tidak akan datang dengan taktik ala kadarnya. Apalagi, posisi Chelsea dan Spurs di klasemen sementara saat ini saling bersinggungan. Chelsea di posisi keempat dan Spurs kelima dengan selisih hanya 1 poin (41-40). Mourinho pernah sesumbar ingin membawa Spurs finis di atas klub-klub mantannya. Chelsea maupun United (peringkat ketujuh).
’’Dia (Mourinho) masih punya pemain menyerang lainnya. Dia pelatih yang fantastis dan teruji dalam situasi sulit,’’ ucapnya. ’’Saat ini relasi kami dalam bekerja memang sudah berubah. Tetapi, kami sangat bersahabat dan saling menghormati,’’ tambah pria yang memenangi enam gelar semasa menjadi anak asuh Mourinho di Chelsea itu.
Mantan winger Chelsea yang kini menjadi pandit BBC Sport, Pat Nevin, menilai bahwa Mourinho harus melakukan ’’adjustment’’ terhadap strategi dan kondisi skuadnya saat ini yang nirstriker. ’’Kekalahan sebelumnya (oleh RBL, Red) mungkin bisa dihindari seandainya Jose (Mourinho) tidak terlalu konservatif dalam strateginya,’’ kata Nevin.
Kekalahan oleh RBL adalah kekalahan keenam Mourinho hanya dalam 21 laga bersama Spurs. Catatan yang lebih buruk ketimbang saat masih di Chelsea maupun United.
Lalu, seperti apa pernyataan Mourinho menjelang laga di The Bridge malam nanti? ’’Dalam keadaan (sulit yang menimpa skuad Spurs) seperti ini, aku yakin aku bisa (memperbaikinya, Red),’’ tandas Mou, sapaan Mourinho.
Statistik mencatat, Mourinho memiliki persentase menang rata-rata 52 saat melawan semua mantan klubnya (9 klub). Tapi, saat menghadapi Chelsea, angkanya hanya 40 persen. Perinciannya, dari sepuluh kali head-to-head dengan The Blues, Mourinho hanya mampu memenangi empat di antaranya dan menelan lima kali kekalahan. (jpc/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here